Tiada Penghasilan Akibat Pandemi, Slamet Tetap Berjuang Nafkahi Keluarga

Tiada Penghasilan Akibat Pandemi, Slamet Tetap Berjuang Nafkahi Keluarga

 

Dari pagi hingga petang, Slamet (65) berkeliling di jalanan untuk mencari pekerjaan. Namun, tak ada satupun pekerjaan yang ia bisa kerjakan di tengah pandemi Covid-19 ini. Langkah kaki nya begitu gontai, saat terus menyusuri setiap toko yang ada disudut kota Tegal, berharap ada yang mau memberinya pekerjaan. Namun nihil tak ada satupun toko yang buka.

Walau sakit asmanya sering kambuh, Slamet tetap harus berjuang demi menafkahi keluarga kecilnya. Biasanya, ia menjadi tukang parkir di salah satu toko di Kelurahan Slerok, Tegal. Karena pandemi, toko tersebut dan toko lainnya tutup semantara. Sehingga, ia tak tahu mesti mencari penghasilan ke mana.

Istrinya yang sakit lumpuh dan empat anaknya di rumah menunggu Slamet membawa sesuatu hanya untuk sekedar sesuap nasi. Akhirnya, ia mendatangi Kantor Kas Rumah Yatim Cabang Tegal untuk meminta bantuan pada pukul 7 malam.

“Sudah ikhtiar cari kerja seharian tapi gak ada. Dengan sangat malu saya mampir ke Rumah Yatim untuk minta bantuan, barangkali ada sedikit makanan buat sahur,” ungkap Slamet.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Tegal memberikan bantuan berupa bahan pangan atau sembako kepada Slamet, Selasa (28/4). “Untuk makan sahur dan beberapa hari ke depan,” tutur Jajang Khoeruman, Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal.

Harapannya, kata dia, bantuan yang diberikan bisa meringankan beban ekonominya. Walau bantuan yang diberikan tidak seberapa, namun semoga bisa membantu keberlagsungan hidup Slamet dan keluarga.

 

 

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend