Tidak Bekerja Karena Wabah Corona, Rumah Yatim Beri Bantuan Bagi Keluarga Anis

Tidak Bekerja Karena Wabah Corona, Rumah Yatim Beri Bantuan Bagi Keluarga Anis

Memutuskan untuk pindah agama bukanlah pilihan yang mudah, namun karena keyakinan yang tumbuh dari hati akhirnya Anis Marcela (40) memberanikan diri untuk keluar dan memilih agama yang berbeda dengan keluarganya.

Anis akhirnya resmi menjadi seorang mualaf. Ternyata pilihan Anis di tentang dengan begitu keras oleh keluarganya. Pilihannya itu membuat Anis harus mengorbankan keluarganya demi mempertahankan agama islam yang dianutnya, Ia di usir secara paksa dan dijauhi oleh keluarganya sendiri.

Sejak suaminya dipanggil lebih dulu menghadap sang Illahi, kini Anis beserta kelima anaknya tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana, tepatnya di Jalan Tanjung Harapan, Gg H Sulaiman, RT 01 RW P3, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat.

Sejak ditinggal sang suami, Ia menjadi tulang punggung keluarga yang harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Setiap hari Anis bekerja menjadi buruh pengupas udang di pasar, yang dimulai pukul 1 Malam dinihari hingga pukul 2 siang. Namun sudah dua minggu ini, sejak wabah corona meluas di Indonesia, Anis diliburkan untuk sementara waktu. Sejak saat itulah, Anis tak memiliki pemasukan untuk mencukupi kebutuhannya.

“Awalnya Ia memiliki penghasilan 40.000 sampai 50.000 untuk membiayai 5 anak-anaknya yang masih kecil. Namun sejak tidak bekerja, Ia mengirit-irit dan memasak beras secukupnya,” ungkap Keterangan Relawan Rumah Yatim, Abdurrohim saat mengunjungi kediaman Anis.

Kondisi ekonomi yang memprihatinkan membuat anak-anaknya terpaksa harus berhenti sekolah. Sebab, jangankan untuk membiayai anaknya sekolah, untuk makan sehari-hari saja terpaksa harus dikurangi.m

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim area Pontianak memberikan sejumlah bantuan peduli sesama dan sembako kepada Keluarga Anis,pada Jumat (3/4) lalu. Ia berharap bantuan tersebut dapat mencukupi kebutuhan keluarga Anis selama Ia tidak bekerja.

 

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend