Tidak Bisa Melihat, Lacini Berharap Anaknya Tetap Sekolah

Tidak Bisa Melihat, Lacini Berharap Anaknya Tetap Sekolah

Lacini, pria berusia 53 tahun itu hidup dalam keterbatasan fisik, lantaran penyakit pada matanya yang mengakibatkan tidak bisa melihat. Alhasil ia tidak dapat bekerja untuk menafkahi ketiga anak perempuannya. Untuk kebutuhan makan sehari-hari dan biaya pendidikan anak-anaknya. Lacini hanya bisa mengandalkan pemberian dari tetangga dan pemerintah setempat.

Sudah lama sekali, ia bercerai dengan istrinya. Kini Lucini bersama ketiga anaknya hidup dibawah garis kemiskinan, yang berlokasi di Jalan Marsma R Iswahyudi, RT. 3, Kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan, Kalimantan Timur. Ketiga anaknya itulah yang membantu mengurusi segala keperluannya. Meski hidup dalam segala keterbatasan, lansia tersebut tetap ingin ketiga anaknya bisa sekolah dan memperoleh pendidikan yang layak

“Saya sudah tidak bisa bekerja, karena matanya ga bisa lihat. Jadi kalan mau jalan harus ada yang nuntun. Saya berharap anak-anak bisa tetap sekolah walaupun kondisi nya seperti ini,” ujar Lacini, menceritakan kisah hidupnya kepada Rumah Yatim.

Diketahui, berawal dari penyakit krumut yakni semacam penyakit campak yang berpengaruh kepada matanya. Akhirnya tak banyak yang bisa dilakukan, kecuali hanya berharap ketiga anaknya bisa makan dan sekolah. Atas kondisi tersebut, Rumah Yatim cabang Kaltim menyerahkan bantua sembako kepada keluarga Lacini, pada Minggu (14/6) lalu.

Bantuan ini diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok Lacini dan ketiga anaknya. Relawan Rumah Yatim Kaltim, Riki setiawan mengatakan, neskipun tidak begitu banyak, minimal bisa mengurangi beban nya yang tengah kesulitan ekonomi yang melilit kehidupan keluarganya.

Kata dia, penyerahan bantuan ini juga atas rekomendasi dari Dinas Sosial Kota Balikpapapn. rencananya Rumah Yatim akan kembali memberikan bantuan beasiswa kepada ketiga anaknya, agar bisa mendukung kebutuhan sarana belajarnya serta bisa melangsungkan pendidikannya dengan layak demi masa depan yang lebih cerah.

“Ini baru sembako aja, insha allah nanti ketiga anaknya akan dibantu juga lewat program beasiswa pendidikan. Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan bebannya,” pungkasnya.

 

 

 

Penulis: Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend