Tiga Tahun Idap Diabetes, Dodo Tak Bisa Nafkahi Keluarga

Tiga Tahun Idap Diabetes, Dodo Tak Bisa Nafkahi Keluarga

Akibat penyakit diabetes yang diderita sejak tiga tahun ini, Dodo (45) tak bisa bekerja untuk menafkahi keluarganya. Akhirnya sang istri lah yang menjadi tulang punggung keluarga dan mencari nafkah untuk kebutuhan dirinya dan keempat anaknya. Setiap hari, Yani istri dari Dodo bekerja sebagai buruh pengisi pupuk kandang. Dari pekerjaan itu lah Dodo dan keluarga bisa bertahan hidup.

Penghasilan yang diterima sang Istri pun tidak seberapa, sedangkan kebutuhan makan sehari-hari, biaya pendidikan anak dan biaya pengobatan Dodo harus tetap terpenuhi. Bahkan terkadang untuk kebutuhan makan dapat pemberian dari tetangga sekitar. Hidup dalam keterbatasan ekonomi juga membuat Dodo tidak bisa memperoleh pengobatan dan tindakan medis yang maksimal.

“Saya tidak bisa bekerja sama sekali, karena memang sedang sakit. Untuk makan sehari-hari biasanya suka dikasih tetangga. Tapi kadang dikasih kadang tidak,” terangnya, saat menceritakan hidupnya.

Atas kondisi tersebut, Rumah Yatim cabang Pontianak memberikan bantuan bahan pokok untuk keluarga Dodo, di kediamannya Desa Bandunggal, RT 04/RW 01, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Senin (15/6) lalu.

Disisi lain Relawan Rumah Yatim, Abdurrohim menuturkan, keluarga Dodo layak menerima bantuan tersebut, karena memang kondisinya yang snagat membutuhkan. Terlebih sejak adanya wabah corona ini, istri Pak Dodo sempat dirumahkan sementara selama beberapa bulan. Beruntung sejak Senin 15 Juni, istrinya kembali dipekerjakan.

“Bu Yani istri pak Dodo yang mencari nafkah. Bu yani baru masuk kerja tanggal 15 Juni 2020 ini. Walaupun ga begitu banyak, setidaknya bisa sedikitnya membantu meringankan beban keluarga Pak Dodo,” jelasnya saat dihubungi jurnalis Rumah Yatim.

Bukan hanya keluarga Dodo, tim relawan juga membagikan bantuan paket sembako kepada 58 Keluarga dhuafa lainnya yang sangat membutuhkan bantuan ini. Terhitung sejak 1 Juni hingga 16 Juni 2020 Rumah Yatim telah memberikan bantuan kepada 9.476 mustahik di 17 provinsi di Indonesia.

 

 

 

Penulis: Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend