Tinggal di Gubuk, Lansia 90 Tahun Bersyukur Dapat Bantuan Sarana MCK

Tim relawan Rumah Yatim Cabang Medan menyambangi seorang lansia prasejahtera di kediamannya, di Dusun Lau Beng Keledeh, Kelurahan Namu Ukur Selatan, Kecamatan Sei Binjai, Kabupaten Namu Ukur. Dia adalah Supami, seorang lansia berusia 90 tahun. Kunjungan Rumah Yatim ini dalam rangka memberikan bantuan sarana MCK.

Kepada salah seorang relawan Rumah Yatim Taufik, Supami mengatakan terima kasih dan syukurnya kepada Rumah Yatim dan donatur yang telah memberikan bantuan sarana MCK untuk kebutuhan keluarganya. Bantuan ini diberikan Rumah Yatim agar Supami dan keluarga bisa lebih memperhatikan kebersihan lingkungan.

Taufik mengatakan, lansia ini adalah seorang janda yang sudah lama ditinggal suami karena meninggal. Kini Supami tinggal bersama keenam anaknya di sebuah gubuk. Di usianya yang telah senja, ia mengaku masih harus bekerja serabutan demi menafkahi keenam anaknya.

Ia juga menyebutkan, anak-anaknya pun bernasib serupa, hanya bekerja serabutan. “Jadi nenek ini kerjanya serabutan, kalau ada kelapa sawit yang masih kecil-kecil jatuh, dia pungutin. Lalu disimpan, kalau sudah banyak, baru dijual. Anaknya pun kerjanya sama seperti itu,” jelas Taufik.

Bukan hanya itu, hidup di bawah garis kemiskinan membuatnya tidak memperhatikan kebersihan diri dan keluarga. Hal ini kerena penghasilan yang diperoleh hanya cukup untuk makan sehari-hari. Untuk mandi dan cuci pun hanya seadanya.

Oleh karena itu, adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana MCK sehari-hari keluarganya. Selain Supami, ada juga keluarga dhuafa lainnya yang mendapat bantuan serupa.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend