Tinggal di Jalanan Ferry dan Keluarga Terima Bantuan Rumah Yatim

Hidup di jalanan bersama kedua anaknya yang masih kecil terpaksa dijalani Ferry Apriannor (35). Warga Kampung Jambu Burung, Kec. Gambut, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan itu pun harus berjuang seorang diri untuk memberi makan kedua anaknya.

Selain di jalanan, Ferry bersama anaknya, Muhammad Rafa yang sering ikut membantunya mencari nafkah sebagai buruh harian lepas, terkadang harus tidur di pasar-pasar setempat.

“Pekerjaan tidak menentu, kadang kerja kadang tidak. Kalau dapat uang Rp 50 ribu, uangnya buat sewa rumah 2/3 sama buat makan,” ujar Ferry Relawan Rumah Yatim area Kalimantan Selatan, Lingga, Selasa (22/9).

Saat ini, Muhammad Rafa terpaksa harus putus sekolah karena tidak ada biaya. Terlebih, sekitar setahun lalu Ferry mengalami kecelakaan dalam bekerja yang membuat matanya tak bisa melihat sebelah karena terkena percikan paku.

Nahasnya lagi pasca kecelakaan tersebut, Ferry dan kedua anaknya langsung ditinggalkan sang Istri. Padahal, anaknya yang kedua saat ini masih berusia empat tahun.

“Sekarang mereka tinggal di jalanan, jadi ga punya rumah. Anak-anak nya masih kecil, satu yang di foto itu putus sekolah, satunya masih kecil umur empat tahun,” terang Lingga.

Guna membantu memenuhi kebutuhan hidup Ferry bersama kedua anaknya, Rumah Yatim area Kalimantan Selatan pun memberikan bantuan melalui program Biaya Hidup.

 

Jurnalis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend