Tingginya Buta Aksara Alquran, Rumah Yatim Beri Mushaf Alquran

Masyarakat muslim buta aksara Alquran di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan hasil riset Institut Ilmu Alquran (IIQ), sekitar 65 persen masyarakat Indonesia masih buta aksara Alquran. Tingginya angka itu terutama terdapat di daerah pedesaan atau di wilayah pelosok.

Salah satu penyebab dari buta aksara Alquran adalah minimnya ketersediaan Alquran. Seperti di Mushola Al Ikhlas yang berada di wilayah Kalibawang, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketersediaan Alquran di mushola tersebut sangatlah minim, tidak sebanding dengan jumlah anak didik yang mencapai puluhan. Kadang anak didik di sana berebut Alquran untuk membacanya.

“Jumlah anak didik yang akan mengaji ke jenjang Alquran semakin banyak, sedangkan Alqurannya hanya beberapa,” ungkap Jejen Jatnika, salah satu tim relawan Rumah Yatim Area Yogyakarta.

Mengetahui hal tersebut, tim pemberdayaan Rumah Yatim Area Yogyakarta berkunjung ke Mushola Al Ikhlas untuk menyalurkan bantuan 30 buah mushaf Alquran.

Penyerahan santunan diberikan langsung Jejen kepada Rujito sebagai salah satu pengajar di Mushola Al Ikhlas. Dengan raut wajah bahagia, Rujito menerima bantuan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur atas kepeduliannya.

“Semoga bantuan ini bisa menjadi berkah dan menjadi ladang pahala untuk Rumah Yatim dan para donatur,” ungkapnya.

 

Jurnalis: Sinta Guslia

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend