TIPS AGAR ANAK BISA BANGUN SHALAT TAHAJUD

TIPS AGAR ANAK BISA BANGUN SHALAT TAHAJUD

Orang tua mana yang tidak mau melihat anaknya bangun di sepertiga malam untuk melaksanakan shalat tahajud. Tentunya merupakan suatu kebahagian bagi setiap orang tua, apabila ada anaknya melakukan hal tersebut. Apalagi di zaman milenial seperti ini, anak-anak mungkin lebih banyak tertidur lelap setelah melaksanakan aktivitas mereka pada siang harinya.

Mengutip dari laman Wikipedia Indonesia, keistimewaan shalat tahajud mendatangkan kesehatan, menghapus dosa-dosa yang dilakukan siang hari, menghindarkannya dari kesepian dialam kubur, mengharumkan bau tubuh, menjaminkan baginya kebutuhan hidup, dan juga menjadi hiasan surga dan masih banyak lagi keutamaan dari shalat ini.

Nah, agar anak kita dapat melaksanakan shalat tahajud, mari kita lakukan kebiasaan ini. Supaya orang tua dapat bahagia melihat buah hatinya dapat melaksanakannya.

Pertama, mulai terlebih dahulu dari Orang tua. Anak kita itu peniru yang sangat baik. Bagaimana anak akan melakukannya jika orang tua tidak memulai terlebih dahulu hal ini. sangatlah penting karena kita adalah uswah bagi anak-anak kita di rumah, sehingga ketika akan membagunkan anak akan lebih mudah. Karena kita telah melakukan kebiasaan shalat tahujud terlebih dahulu,

Kedua, berikan wawasan tentang keistimeawaan shalat tahaujud pada anak kita. Biasanya anak akan melakukan sesuatu apabila ada balasan yang baik buat mereka. Oleh karena itu buat suasana yang nyaman dan bersahabat ketika dibacakan buku-buku yang berkaitan tentang manfaat shalat ini bagi merekaSebelum tidur Niat dulu dalam hati, supaya bias bangun di sepertiga malam

Ketiga, simpan dan aktifkan alarm jam, untuk membantu kita bangun. Karena pengingat tambahan cukup diperlukan untuk bangun malam. Ditakutkan akan tertidur lelap akibat aktivitas sbelumnya disiang hari.

Sedangkan keempat, bangun lebih dulu, lakukan persiapan shalat lalu bangunkan anak. Hal ini untuk memberikan semangat kepada anak karena, sebagai orang tua harus mencontohkan lebih baik. Agar anak bisa mengikutinya di lain waktu. Serta, yang kelima setiap orang tua harus sabar dan semangat untuk terus istikomah memberikan contoh baik bagi anak.

Penulis: Dhian Risdhian (Kepala Asrama Rumah Yatim Lodaya)
Redaktur: Calam Rahmat

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend