Tumbuh Tanpa Sosok Ayah Tak Membuat Reyhan Patah Semangat

“Nama saya Muhammad Reyhan, cita-cita saya ingin jadi masinis,” ungkap Reyhan (14) kepada Jejen, salah satu tim Rumah Yatim Area Yogyakarta.

Reyhan merupakan anak yang tegar, sejak masih balita. Ia sudah tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari ayahnya, dikarenakan ayahnya pergi entah ke mana. Sosok ayah yang mempunyai kewajiban menjaga, menyayangi dan memenuhi kebutuhan Reyhan kini digantikan oleh ibunya.

“Reyhan sekarang tinggal sama ibu dan adik. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ibu biasanya suka bantu-bantu para petani di sawah,” ujar anak yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SMP.

Ia mengatakan, jika sedang libur sekolah, ia selalu membantu ibunya di sawah untuk meringankan beban ibunya. “Kalau lagi libur sekolah biasanya aku bantu-bantu ibu, kadang juga aku bantu jagain adik,” ujarnya.

Tumbuh besar tanpa sosok ayah tidak membuat Reyhan bersedih dan enggan bersekolah. Justru dengan kondisi ini membuatnya bersemangat sekolah agar ia bisa menggapai mimpinya menjadi seorang masinis, membanggakan ibunya dan bisa mengubah kondisi perekonomian keluarga.

Reyhan merupakan salah satu anak yang telah menerima bantuan tunai biaya hidup dari Rumah Yatim. Ia mengatakan jika bantuan ini akan ditabung untuk biaya melanjutkan sekolah.

“Insya Allah bantuan ini akan Reyhan tabung untuk biaya pendaftaran ke SMA. Terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada Reyhan, semoga Allah membalas semuanya. Mohon doanya semoga Reyhan sehat dan bisa terus sekolah sampai perguruan tinggi,” tutupnya.

 

Jurnalis: Sinta Guslia

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend