Usia Bukan Halangan, Zakiah Tetap Semangat Berdakwah dan Mengajar Ngaji

Usia Bukan Halangan, Zakiah Tetap Semangat Berdakwah dan Mengajar Ngaji

Usianya tidak lagi muda, namun semangat dalam berdakwah dan mengajar mengaji masih terpupuk di hatinya. Lewat tangan dinginnya selama ini, puluhan anak bisa membaca Alquran dan paham akan ilmu keislaman sejak dini. Ialah Zakiah (75), seorang ibu pantang menyerah yang hingga kini tetap menyebarkan ilmu keislaman.

Di usia yang sudah lanjut, Zakiah hanya bisa berdiam diri di rumahnya. Keterbatasan mobilitas pula tidak membuat Zakiah pantang menyerah dalam memberikan ilmunya. Untuk mengajar ngaji ia pula sering diantar jemput oleh sejumlah orang agar bisa sampai ketujuan.

“Kalau gak ya naik becak, paling kalau sekarang seringnya ngajar warga sini aja yang deket jadi langsung datang ke rumah,” tuturnya.

Sosok Zakiah, menjadi panutan masyarakat sekitar, karena keteladanan dan keistiqimahannya hingga kini. Tangan dinginnya pula sampai saat ini tidak mengharapkan imbalan lebih dari ilmu yang disalurkannya.

Ia hanya mengharapkan hasil didikannya bisa menjadi anak-anak penerus yang agamis dan berilmu. “Saya mengajar kurang lebih sekitar sudah 40 tahunan, hanya untuk diniyah saja ke anak-anak,” kata Zakiah.

Tidak ada harapan lebih dari Zakiah diusianya yang hampir menginjak kepala delapan ini. Hanya doa dan kerja kerasnya untuk mencetak anak-anak generasi islami. Menurut dia, pada mulanya kegiatan dakwah dan mengajar mengaji ini diturunkan dari mendiang orangtua Zakiah sejak zaman masa penjajahan dahulu.

“Sejak muda ikut orangtua, ya melakukan syiar agama di tengah penjajahan,” tuturnya.

Hingga kini pula untuk memenuhi kebutuhan hariannya, Zakiah hanya mengandalkan dari anaknya. Karena, tidak ada upah khusus untuk dirinya dari kegiatan mengajar ngaji. Jika ada pula, hanya alakadarnya dari beberapa orangtua anak yang ikhlas memberi.

 

 
Jurnalis: Calam Rahmat
Redaktur: Anjar Martiana

Related posts

Leave a Comment

Open chat