Uswatun Akan Gunakan Beasiswa Hasil PUB untuk Membeli Seragam Baru

Uswatun Akan Gunakan Beasiswa Hasil PUB untuk Membeli Seragam Baru

Penyakit maag yang dideritanya sudah seperti temannya dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya sakit maag nya itu seringkali kambuh lantaran Uswatun Hasanah (13) tak memiliki uang untuk hanya sekedar membeli sebungkus nasi. Uswatun merupakan anak yatim piatu yang hidup dibawah garis kemiskinan. Sejak usia balita, ia teah ditinggalkan oleh mendiang kedua orang tua nya.

Kini Uswatun hidup bersama Bibinya di Dusun Mertak mas, Desa Kedaro, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Bibinya yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan kadang tak mampu membeli makan. Sehingga mereka harus rela menahan lapar seharian. Karena hal itu lah, yang menyebabkan penyakit Maagh nya sering kambuh.

Bahkan karena keterbatasan ekonomi, ia hanya bisa mengganti seragam sekolah tiga tahun sekali. Meskipun seragam yang ia pakai sudah robek dan kekecilan, hal itu tak menyurutkan semangat Uswatun dalam menimba ilmu. Sedangkan pada saat libur sekolah, Uswatun kerapkali membantu Bibinya pergi ke sawah.

“Cita-cita dari adek uswatun adalah menjadi dokter, dan membantu orang-orang yang kesusahan agar tidak bernasib seperti dia. Memberikan motivasi kepada mereka yang senasib dengan dia. Dia ingin menjadi seperti itu,” tutur Relawan Rumah Yatim Cabang NTB, Maria Ulfa.

Uswatun merupakan satu dari ribuan anak yatim piatu yang hidup dalam segala keterbatasan. Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang NTB memberikan bantuan beasiswa pendidikan Hasil Patungan Untuk Berbagi, kolaborasi dari Ovo, Grab, dan Tokopedia, Kamis (22/5) kemarin.

“Saat menerima bantuan tersebut, dia sangat berterimakasih. Karena dengan uang ini dia ingin membeli seragam baru, agar seragamnya tidak robek lagi dipakai ke sekolah,” tutur Ulfah.

 

 

 

Penulis : Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend