Wagiyah, Wanita Paruh Baya di Kulon Progo Terima Santunan

Kekeringan yang melanda wilayah Dukuh Pringtali Kec. Samigaluh, Kab. Kulon Progo, akibatnya puluhan hektar tanaman padi di pesawahan menjadi kerdil akibat ketiadaan air. Terpaksa para petani mesti gigit jari lantaran tanaman padi mereka gagal panen.

Kerugian tidak hanya dirasakan para petani saja, para buruh tani yang berperan bantu-bantu para petani pun turut dibuat rugi. Mereka yang biasanya mendapatkan penghasilan dari bantu-bantu, kini harus memutar otak mencari pekerjaan lain demi sesuap nasi.

Seperti yang dialami Wagiyah (55). Bersama suaminya, wanita paruh baya ini terpaksa bekerja sebagai pemetik daun dan buah cengkeh untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Meski penghasilannya tidak seberapa, mereka tetap semangat bekerja.

Di saat kondisi mereka sedang pelik, Rumah Yatim Area Yogyakarta hadir untuk memberikan bantuan tunai biaya hidup kepada Wagiyah dan sembilan rekannya yang juga bekerja sebagai buruh tani.

Bantuan diserahkan di kediaman Ponijan selaku Kepala Dukuh Pringtali. Terlihat raut wajah sumringah bercampur haru mereka tunjukan ketika menerima bantuan tersebut.

“Matur suwun sanget nggih mas. Terima kasih banyak untuk Rumah Yatim dan para donatur, bantuan ini sangat membantu kami untuk biaya hidup kami, mudah-mudahan Gusti Allah membalas semua kebaikan Rumah Yatim dan para donatur,” kata Wagiyah.

 

Jurnalis: Sinta Guslia

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend