Kalkulator Zakat

Kalkulator Zakat adalah sebuah Rumus perhitunagn zakat yang sudah sesuai dengan kaidah Fikih. Maka dari itu silahkan anda gunakan Kalkulator Zakat untuk menghitung apakah anda sudah mencapai Nishab atau belum. Sekali lagi, Fasilitas ini disediakan untuk membantu anda menghitung besar zakat anda. Hitunglah pendapatan dan simpanan anda untuk mengetahui besar zakat / infaq yang perlu dikeluarkan.

Perhitungan Zakat Penghasilan

Berikut hasil perhitungan Zakat Penghasilan per bulan

Penghasilan/Gaji per bulan: Rp
Penghasilan lain-lain per bulan: Rp
Hutang/Cicilan untuk Kebutuhan Pokok : Rp
Penghasilan bersih per bulan : Rp 0
Harga beras per Kg : Rp
Besar Nishab Zakat Penghasilan per bulan : Rp 0
Apakah wajib membayar Zakat Penghasilan : YA
Jumlah Zakat Penghasilan per bulan : Rp 0

Penjelasan Zakat Penghasilan

Zakat penghasilan dapat dihitung dengan mengurangi penghasilan total dengan utang. Setelah itu, kalikan hasil tersebut dengan 2,5%. Adapun nishab zakat penghasilan adalah 520 kg x harga makanan pokok (beras atau kurma) pada waktu itu. Jika seseorang memiliki penghasilan di atas nishab, maka zakat penghasilan harus dihitung.

Sebagai contoh, seseorang memiliki penghasilan Rp10.000.000. Lalu utang cicilan rumahnya sebesar Rp2.000.000. Maka sisa penghasilan tersebut masih Rp8.000.000. Di sisi lain, harga beras 1 kg adalah rata-rata Rp13.000. Sehingga, 520 x Rp13.000 = Rp.6.760.000 Oleh karena itu, jika penghasilan bersihnya Rp8.000.000 maka bisa diperoleh kesimpulan bahwa harta di bulan itu mencapai nishab. Jumlah yang harus dibayarkan adalah Rp8.000.000 x 2,5% = Rp200.000.