Windi Jadikan Bulan Ramadhan Bukan Hanya Berpuasa

rumah yatim

Wajahnya selalu berseri saat berjumpa di pelataran asrama. Tingkahnya sama seperti anak sesusianya. Di ayunan itu dia duduk menyapa kedatangan awal tim Rumah Yatim. Di Asrama Rumah Yatim Arcamanik, Jalan Golf Timur No. 48, Cisaranten Kulon, Arcamanik, Kota Bandung, dia tinggal.

Dialah Windi, putri cantik asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak usia 10 tahun, Windi, tinggal di asrama Arcamanik. Sejak dua tahun lalu, dirinya harus jauh dari sang ayah. Menurut dia, sejak sang ayah bekerja di luar kota dirinya harus tinggal di asrama.

“Dan ibuku harus pergi secepat yang tak pernah aku bayangkan. Pergi untuk menemui Allah,” ungkapnya dengan lirih.

Saat ini dia kelas enam, di SD EL Fitra, salah satu fasilitas pendidikan di bawah naungan Rumah Yatim. Bulan Ramadhan segera tiba, kini dia harus kembali menikmati hari indah umat Islam tanpa pelukan sang ibu. Namun, Windi sangat tegar walaupun usianya masih belia.

“Walaupun Ramadhan kini ibu tak lagi bersamaku, Ramadhan tetap menjadi bulan yang membuat ku gembira,” paparnya.

Ramadhan tidak menjadikan Windi pribadi yang murung. Segenap aktivitas biasanya dilakukan oleh Windi saat Ramadhan. Apalagi, dirinya saat ini sudah menghafal Alquran yang cukup banyak. Inilah, bagi dirinya dijadikan momen untuk terus menambah hafalan. Akan tetapi, ada yang berbeda, bulan Ramadhan dijadikan Windi sebagai pribadi yang lebih sabar. “Karena bulan Ramadhan membuatku berhasil menahan amarah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Ramadhan membuat dirinya terlatih untuk tidak sekedar menahan haus dan lapar. Tetapi, kata dia, melatih dirinya untuk tidak cepat marah. Karena, sambung dia, dirinya merasa masih sering meluapkan emosinya lewat marah.

Tidak terasa waktu berbincang sudah larut. Hujan kembali turun di kota kembang sore itu. Windi bergegas untuk masuk kembali ke dalam asrama. Hari ini ditutup dengan senyum manis yang melingkar di wajah ayunya, Windi. Di ayunan itu dia berbagi bahwa Ramadhan bukan hanya sekedar bulan untuk puasa. Akan tetapi menjadi pribadi yang gembira dan tegar.

 

Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-04-05 17:47:12

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend