Wujudkan Kesejahteraan Anak, Rumah Yatim Hadiri Sosialisasi Standar Pengasuhan

Rumah Yatim Area Kalimantan hadiri undangan sosialisasi Standar Nasional Pengasuhan Anak (SNPA) Dinas Sosial Banjarbaru, di Aula Dinsos Banjarbaru Jalan Ketumbar, Banjarbaru Utara, Loktabat Utara, Kota Banjarbaru, Senin (14/8). Kegiatan ini upaya untuk menyelaraskan aturan dan skema dalam pengasuhan anak di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Menurut pemaparan Manager Area Rumah Yatim Kalimantan, Indra Abdullah, tujuan diadakannya kegiatan tersebut untuk menyosialisasikan SNPA yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial. Sejumlah standar prosedur dan skema terkait pengasuhan anak di LKSA disosialisasikan. Penetapan standar tersebut meliputi, aturan asrama, cara pengasuahan anak, dan hak kebutuhan yang dipenuhi untuk anak.

“Jika dulu memasukan anak ke panti sangat mudah, untuk saat ini harus melalui sejumlah prosedur yang dibentuk Kemensos,” ujarnya.

Selain itu, pada pembahasan yang melibatkan tujuh LKSA se Kota Banjarbaru tersebut membahas pula hak-hak anak di dalam panti atau LKSA. Meliputi hak menyampaikan pendapat, hak pengakuan, dan hak pendidikan. Bahasan di forum tersebut juga, kata Indra, menyinggung tentang permasalahan anak yang saat ini sedang hangat.

Selain itu, pada kesempatan tersebut juga struktur kepengurusan LKSA se Kota Banjarbaru dibentuk. Rumah Yatim selaku LKSA di daerah tersebut mendapat kepercayaan sebagai sekretaris forum LKSA se Kota Banjarbaru. Indra berharap, dengan terlibatnya Rumah Yatim dalam kegiatan bisa memberikan kontribusi secara maksimal.

“Dan mohon doanya saya tadi ditunjuk oleh Dinas Sosial sebagai Sekretaris Forum LKSA Kota Banjarbaru yang insya Allah akan dilantik dan di SK-kan oleh Walikota Banjarbaru,” ungkap Indra.

Di samping itu, ia berharap, dengan terlibatnya Rumah Yatim bisa turut andil dalam pemecahan permasalahan sosial di Kota Banjarbaru. Terutama menyelesaikan permasalahan sosial pada anak. Selain itu, sambung Indra, turut ikut serta untuk menuntaskan Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang bekerjasama dengan Dinsos dan Peksos (Pekerja Sosial).

“Terutama untuk mewujudkan kesejahteraaan yang baik terutama memberikan hak bagi anak,” tutupnya.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat