Yatim Palestina Semangat dalam Keterbatasan Pendidikan

Luluh lanta rata dengan tanah. Bercucuran keringat dan air mata. Berjuang dalam gempuran timah panas dan bara rudal yang mengoyak tanah Palestina. Ribuan anak harus rela bertahan dalam getirnya kekurangan. Bahkan, untuk belajar harus bersembunyi dari setiap teror peperangan.

Tidak kurang dari 28.000 anak yatim berada di wilayah Gaza Palestina. Bahkan, dari informasi yang didapatkan jurnalis Rumah Yatim, jumlah anak akan terus bertambah. Anak-anak yatim Gaza saat ini berjuang dalam sejumlah kekurangan. Khususnya hak anak untuk sekolah dan pendidikan.

Menurut salah seorang mitra Rumah Yatim yang berada di Gaza, Abdillah Onim. Sejumlah kekurangan yang menyelimuti anak yatim di Gaza salah satunya perlengkapan sekolah. Bahkan, ironisnya kebutuhan sehari-hari anak yatim tersebut sangat kurang.

Namun, keterbatasan sarana dan prasarana yang ada di Gaza tidak mengurangi semangat anak yatim di wilayah tersebut. Bahkan, kata Bang Onim -sapaannya, di usia yang masih belia, anak yatim Palestina tetap semangat dalam belajar. Khususnya untuk menjadi penghafal Alquran.

“Usia anak yatim di Gaza tentu beda-beda. Secara otomatis mereka akan menghafal Alquran tanpa diperintah dan begini semangat anak-anak Gaza,” papar Bang Onim, pada beberapa waktu yang lalu.

Sejumlah bantuan juga diberikan Rumah Yatim melalui sejumlah program kemanusian dan pendidikan. Dukungan, dalam bentuk sarana maupun pemenuhan kebutuhan anak terus disalurkan. Hal ini guna mendukung kelanjutan dan memberikan motivasi kepada anak untuk tetap sekolah.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Powered by

Send this to a friend