Yatim Sejak Kecil, Tio Miliki Keinginan Menjadi Tentara Agar Bisa Menjaga Ibunda

Yatim Sejak Kecil, Tio Miliki Keinginan Menjadi Tentara Agar Bisa Menjaga Ibunda

Menjadi yatim sejak kecil, tentu bukan keinginan Tio (12). Namun, itulah takdir yang mesti ia jalani. Diketahui Ayahnya meninggal saat Tio masih balita, akibat penyakit jantung yang dideritanya. Sejak saat itu, ia hanya tinggal berdua bersama sang ibunda tercinta.

Bertahun-tahun hidup tanpa kehadiran seorang ayah, membuat Tio menjadi anak yang mandiri dan sangat menyayangi ibunda. Bahkan, siswa kelas 6 SD itu bercita-cita menjadi seorang tentara, agar bisa menjadi orang hebat dan bisa menjaga ibunda.

Baginya, sang ibunda adalah satu-satunya yang sangat berharga di hidupnya. Sehingga, ia tak mau melewatkan waktunya selain untuk menjaga ibunda. “Dia sangat sayang sama ibunya, karena dia tak punya siapa-siapa lagi,” kata Kepala Cabang Rumah Yatim Pontianak, Rohim.

Diketahui, sang ibunda berjualan nasi kuning untuk memenuhi kebutuhan hidup Tio. Penghasilannya dalam sehari hanya 40 hingga 50 ribu rupiah. “Ya sebenarnya tidak cukup, tapi dicukup-cukupkan saja,” ujar sang ibunda di kediamannya di Dusun Mega Melati, Kec. Sungai Ambawang RT 02 RW 03, Kab. Kubu Raya.

Walau dalam keterbatasan, namun Tio selalu bersyukur dan bersemangat dalam menjalani kegiatannya. Ia pun selalu membantu ibunda, dan cukup aktif dalam berbagai aktivitas di sekolah.

Melihat hal itu, Rumah Yatim Cabang Pontianak mengunjungi kediamannya dan membawakan bahan-bahan pokok, pada Jumat (7/8). Bantuan sembako tersebut diberikan kepada Tio dan ratusan warga prasejahtera serta anak yatim lainnya.

“Alhamdulillah mereka sangat senang ada bantuan dari Rumah Yatim, karena baru pertama kali diberi bantuan seperti ini,” tutur Rohim.

Ia berharap, apa yang Rumah Yatim berikan bisa bermanfaat bagi memenuhi kebutuhan pangan para warga di pesisir sungai Kapuas. Harapannya, bantuan ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka di tengah pandemi Covid-19.

“Terima kasih banyak Rumah Yatim telah memberikan kami bahan pangan sembako. Semoga sehat dan lancar semuanya,” tutup Tio.

 

 

Penulis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend