Yulianti, Anak Asuh Monjali Tak Menyangka Bisa Lolos SBMPTN 2018

Lolos dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 merupakan awal dari impiannya menjadi seorang guru. Dia adalah Yulianti, anak asuh Rumah Yatim Monjali Yogyakarta yang diterima jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cibiru, Bandung.

Tak terbayangkan sebelumnya oleh remaja asal Parangtritis ini, ia bisa lolos dalam seleksi yang bersaing ketat dengan ratusan ribu orang di seluruh Indonesia. Hal ini tentunya disambut antusias dan bahagia karena bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan, ia menargetkan selesai study hanya dalam kurun waktu 3,5 tahun.

“Alhamdulillah senang dan bangga, pengen banget kuliah, gak nyangka dan gak terbayangkan sebelumnya,” ungkap Yulianti penuh semangat saat diwawancarai Jumat (6/7).

Kepada jurnalis Rumah Yatim, ia mengatakan,meski berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu, kedua orangtuanya hanya sebagai buruh tani. Ia ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah alasannya untuk menyerah pada keadaan. Keberhasilannya pada lolos SBMPTN merupakan perjalanan awalnya memasuki perjuangan dunia baru.

Peran Rumah Yatim sendiri menurutnya, sebagai jembatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak, mulai dari SD hingga saat ini. Sehingga kata dia, hal ini merupakan kesempatan yang tidak boleh disia-siakan.

Ia berharap, setelah selesai masa studinya nanti di perguruan tinggi, dapat mengabdi kembali serta dapat berkontribusi yang terbaik untuk Rumah Yatim.

“Semoga ke depannya teman-teman dan saudara saya yang tinggal di asrama, harus lebih semangat dan jangan sia-siakan kesempatan ini,” pungkasnya.

 

Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-07-07 17:19:55

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend