Zulperi, Yatim Tangguh yang Bekerja Keras Demi Kesembuhan Ibunya dari Tumor Rahim

Diusia belianya, Zulperi (16) mesti menanggung beban yang begitu berat. Tanpa sosok ayah, ia mesti menjadi tulang punggung keluarga sekaligus merawat ibunya yang mengidap tumor rahim.

Bersama ibunya, Zulperi tinggal di rumah tumpangan milik orang lain di daerah Keruak, Lombok Timur. Pemilik rumah yang merasa iba pada mereka, memperbolehkan mereka menempati rumah tersebut secara gratis asalkan Zulperi harus mengurus kebun yang berada di dekat rumah tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan harian dan keperluan ibunya, Zulperi rela bekerja serabutan. Baginya, lelahnya selama ini belum sebanding dengan pengorbanan ibunya dulu.

Meskipun disibukan dengan banyak kegiatan, Zulperi tidak melupakan kewajibannya sebagai pelajar. Ketika sedang menjaga ibunya, ia menyempatkan waktu untuk sekolah daring dan belajar.

Dalam upaya mendukung pendidikan dan semangat Zulperi dalam merawat ibunya, Rumah Yatim cabang Nusa Tenggara Barat memberikan bantuan tunai peduli sesama dan bantuan nutrisi untuk Zulperi dan ibunya.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban Zulperi dan menambah semangatnya dalam mengurus ibunya maupun pendidikannya. Semoga ibu Zulperi segera sembuh dan Zulperi berhasil menyelesaikan pendidikanya dengan baik,”ungkap Hamdani kepala cabang Rumah Yatim NTB.

Bantuan tersebut tidak diserahkan di kediaman Zulperi, melainkan di rumah singgah dekat rumah sakit di Kota Mataram.

“Sementara waktu kami tinggal disini dulu sampai ibu selesai di operasi, tapi pihak rumah sakit belum menentukan tanggal operasinya karena masih menunggu kondisi ibu stabil,” ungkap Zulperi.

Sembari mengusap kaki ibunya, Zulperi membuka buku dan mengerjakan tugas sekolah. Semangat belajarnya tetap tinggi meskipun ia sedang dalam kondisi sulit.

Sudah hampir sebulan Zulperi dan ibunya tinggal di rumah singgah, sudah sebulan pula ia tidak bekerja. Beruntung, selama di rumah singgah, ia dan ibunya diberikan fasilitas tempat tinggal dan makan secara gratis

Ketika bantuan diserahkan, Zulperi dan ibunya tampak sangat senang. Menurutnya bantuan tersebut sangat membantu untuk memulihkan kondisi ibunya.

“Alhamdulillah terima kasih pak sudah datang menjenguk ibu dan memberikan bantuan ini. Mohon doanya semoga kondisi ibu segera stabil, sehingga ia bisa dioperasi, saya kasihan melihat ibu yang selalu menangis kesakitan,” ujarnya.

Tak lupa, ia pun mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada ia dan ibunya. “Semoga Allah membalas semua kebaikan Rumah Yatim dan para donatur aamiin,” harapnya.

 

Sinta Guslia

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend