Berantas Kemiskinan, Rumah Yatim Beri Bantuan di Limbungan

Kemiskinan masih menjadi perkara serius di Kota Pekanbaru. Pasalnya, semakin tahun jumlah penduduk miskin di kota ini semakin bertambah. Dikutip portal berita tribunpekanbaru.com,  di tahun 2017 saja angka kemiskinan di Pekanbaru mencapai 33.090 jiwa dari jumlah penduduk 1.091.088 jiwa, atau 3,05 persen dari jumlah seluruhnya.

Berbagai upaya telah dilakukan pihak pemerintah untuk menanggulangi masalah krusial ini. Namun upaya pemerintah saja tidak cukup untuk mengatasi semua ini, butuh aksi nyata dari organisasi, perusahaan maupun lembaga sosial dalam hal ini.

Seperti yang dilakukan Rumah Yatim Caban Pekanbaru, melalui beberapa program sosialnya, Lembaga Amil Zakat ini melakukan banyak aksi nyata seperti membagikan bantuan sembako, biaya hidup, peduli sesama, santunan dhuafa, santunan peduli da’i, renovasi masjid, bantuan sarana publik dan bantuan bencana. Aksi ini terus digulirkan setiap bulannya.

Seperti halnya pada Kamis (30/8) kemarin, Lembaga Amil Zakat (LAZ) ini melakukan aksi penyaluran bantuan sembako  di wilayah Jl. Teluk Leo RT 03 RW 03 Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Ada sebanyak 150 keluarga kurang mampu telah menerima paket sembako dari Rumah Yatim.

Penyaluran ini digelar di halaman kediaman Al Amin selaku ketua RW setempat. Tampak raut wajah bahagia ditunjukan warga yang mayoritas bekerja sebagai pemulung, buruh serabutan dan kuli bangunan ini ketika menerima bantuan tersebut.

“Mereka tidak menyangka bisa mendapat bantuan ini dari Rumah Yatim, bagi mereka bantuan ini sangatlah istimewa. Ketika menerima bantuan, masing-masing dari mereka mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada mereka. Mereka mendoakan kebaikan untuk Rumah Yatim dan para donatur,” papar Ramdhan Burhanuddin, Kepala Cabang Rumah Yatim Pekanbaru.

Ia berharap, bantuan ini bisa meringankan beban mereka, dan bisa memotivasi mereka untuk lebih semangat bekerja, agar suatu saat mereka bisa berbagi kebahagiaan seperti yang dilakukan para donatur.

 

Jurnalis: Sinta Guslia

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend