Home / Rubrik / Berita

Apakah Kamu Dewasa Secara Mental Dan Emosional ?

gambar-headline
Bandung Post Views: 223

Setiap orang dapat bertambah usia, namun seiring dengan bertambahnya usia seseorang tidak otomatis membentuk kematangan emosi serta mentalnya. Jika mendengar kata emosi, biasanya masyarakat selalu mengasosiasikannya dengan berbagai sifat manusia, namun jika mengacu pada American Psichologycal Association emosi merupakan sebagai pola reaksi kompleks yang melibatkan beberapa faktor elemen seperti pengalaman, perilaku, dan fisiologis seseorang untuk menghadapi suatu masalah atau peristiwa di kehidupan mereka.

Ada banyak contoh bentuk emosi diantaranya adalah bahagia, takut, dan rasa malu, Emosi-emosi ini muncul sebagai respon dari bagaimana kita memaknai suatu peristiwa. Contoh, jika kita berada di dalam situasi yang membuat diri kita merasa terancam, emosi takut memiliki peluang yang tinggi untuk muncul; jika kita berada di dalam situasi yang membuat diri kita merasa tidak diterima di lingkungan kita, kemungkinan besar kita akan merasa malu.

Tidak semua orang pada kelompok usia dewasa dapat meregulasi emosinya secara baik karena, regulasi emosi itu sendiri berasal dari proses belajar mereka saat mas pertumbuhan dari anak hingga dewasa, Kematangan Emosional dapat di capai jika individu tersebut dapat menghadapi realita secara konstruktif serta dapat memberikan respon yang sesuai, tidak impulsif terhadap suatu triger yang memacu berbagai rasa didalam benaknya, kemampuan untuk mencapai emotionlly maturity juga mencakup proses individu tersebut untuk mencapai kesehatan secara emosi , serta dapat menikmati segala proses yang di lalui dalam mencapai kematangan emosi tersebut sehingga, ia dapat mempunyai kapasitas untuk menyesuaikan diri dengan diri nya dan lingkungan sosialnya. Berikut beberapa ciri anda mempunyai kematangan emosi yang baik :

  1. Mampu menerima kritikan dan mengakui kesalahan, serta belajar dari keselahan yang lalu untuk berprogress menjadi lebih baik.
  2. Dapat menunda respon marah saat , terjadi konfrontasi dalam lingkungan sosial.
  3. Tidak mudah menilai orang hanya dari apa yang ia lihat secara kasat mata.
  4. Dapat menunjukan empathy serta meminta maaf secara assertif
  5. Mempunyai batasan diri , self boundaries sehingga ia fokus kepada goalsnya, apa yang terjadi diluar tujuan nya akan dianggap sebuah riak dalam gelombang proses kehidupan.

Mari membuka diri untuk dapat berproses menjadi individu yang mempunya kematangan Emosi, serta kecerdasan emosi yang baik.


Author

img-author

Rizqi Astera Ayuningtyas

7 bulan yang lalu