Home / Rubrik / Berita

Kapan Mulai Menopause dan Berbagai Gejalanya

gambar-headline
Bandung Post Views: 1910

Tahukah kamu, pada tanggal 18 Oktober kemarin diperingati sebagai Hari Menopause Sedunia. Tujuan dari peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang menopause yang seringkali dianggap sebagai perubahan yang tabu dan tidak dipedulikan.

 

Menopause merupakan tahap alami dalam kehidupan setiap wanita dimana mereka tidak lagi mengalami siklus menstruasi pada tingkat lanjut usia. Menopause biasanya terjadi ketika wanita memasuki usia 45 hingga 55 tahun. Seorang wanita dikatakan sudah menopause bila tidak mengalami menstruasi lagi, minimal 12 bulan.

 

Seorang perempuan yang akan menopause mengalami tanda datang bulan yang tidak teratur - dikenal sebagai peri-menopause. Perimenopause umumnya berlangsung selama 4 hingga 10 tahun sebelum seorang wanita alami menopause. Jadi, semenjak masuk usia 30 hingga 40 tahun kondisi ini bisa dialami wanita.

 

Penyebab Menopause

Menopause merupakan proses alami yang terjadi saat seorang wanita bertambah tua. Seiring usia bertambah, indung telur akan makin sedikit memproduksi hormon kewanitaan. Akibatnya, indung telur tidak lagi melepaskan sel telur dan menstruasi akan berhenti.

 

Gejala Menopause

Gejala menopause dimulai ketika wanita memasuki masa perimenopause, yaitu beberapa bulan atau beberapa tahun sebelum menstruasi berhenti. Durasi dan tingkat keparahan gejala yang timbul bisa berbeda-beda pada tiap wanita.

 

Gejala atau tanda-tanda menopause dapat berupa:

1. Perubahan siklus menstruasi

 Wanita pada masa perimenopause akan mulai mengalami perubahan siklus menstruasi, seperti:

Menstruasi menjadi tidak teratur, kadang terlambat atau lebih awal dari biasanya (oligomenorea)

Darah yang keluar saat menstruasi dapat lebih sedikit atau justru lebih banyak

 

2. Perubahan penampilan fisik

Perubahan penampilan fisik yang umum dialami wanita perimenopause adalah:

Rambut rontok

Kulit kering

Payudara kendur

Sendi terasa nyeri dan kaku

Massa otot dan tulang berkurang

Berat badan bertambah

 

3. Perubahan psikologis

Perubahan psikologis yang terjadi pada wanita perimenopause dapat berupa:

Suasana hati berubah-ubah atau moody

Sulit berkonsentrasi

Mudah lelah

Sulit tidur

Depresi

 

4. Perubahan seksual

Wanita perimenopause juga dapat mengalami perubahan seksual, seperti: vagina menjadi kering dan penurunan libido (gairah seksual).

Selain perubahan-perubahan tersebut, gejala lain yang dapat ditemukan pada wanita perimenopause adalah:

Merasa panas atau gerah sehingga mudah berkeringat (hot flashes), berkeringat di malam hari, migrain, sakit kepala, nyeri sendi dan jantung berdebar.

 

Pencegahan Menopause

Menopause adalah proses alami pada tubuh wanita yang tidak membutuhkan penanganan khusus. Namun, ada upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah gejala menopause agar tidak bertambah parah, yaitu: 

-Menghindari makanan pedas dan minuman panas, berkafein, atau beralkohol

-Menciptakan lingkungan rumah yang sejuk dan nyaman

-Mengenakan pakaian berbahan katun agar tubuh terasa sejuk

-Menerapkan teknik relaksasi, antara lain dengan meditasi, pengaturan napas, atau yoga

-Menggunakan pelumas vagina berbahan dasar air

 

Selain itu, untuk mencegah penyakit yang dapat timbul akibat menopause, wanita disarankan untuk menjalani gaya hidup sehat. 

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan:

-Berolahraga secara rutin, minimal 30 menit setiap hari

-Beristirahat yang cukup

Tidak merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol

-Menerapkan pola makan yang sehat dan memperbanyak asupan serat dari buah dan sayuran

-Membatasi asupan lemak, gula, dan minyak

-Berkonsultasi ke dokter mengenai perlunya mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D

 

 

 

 


Author

img-author

Sinta Guslia

7 bulan yang lalu