Home / Rubrik / Berita

Alzheimer VS Gula

gambar-headline
Indonesia Post Views: 134

Makanan dan minuman sehari-hari banyak sekali yang mengandung gula. Terdapat dampak buruk yang berpengaruh pada kesehatan apabila kita mengkonsumsi gula secara berlebihan. Salah satunya seperti relasi antara konsumsi gula dan risiko terkena alzheimer yang merupakan jenis demensia yang paling umum. 

 

Dilansir dari laman Medical News Today mengkonsumsi gula secara berlebihan khususnya gula sederhana seperti fruktosa dan glukosa bisa mengakibatkan resistensi insulin. Hal tersebut ialah kondisi di mana sel-sel tubuh tidak mampu merespon insulin dengan baik dan bisa menyebabkan terkena diabetes tipe 2.

 

Resistensi insulin telah dihubungkan dengan perkembangan masalah neurologis termasuk penyakit alzheimer. Apabila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula bisa mengakibatkan peradangan kronis dalam tubuh dan stres oksidatif yang berhubungan dengan perkembangan penyakit alzheimer. 

 

Terdapat studi tahun 2022 yang dilansir dari Healthline, dengan 37.689 orang menemukan relasi antara kandungan gula yang tinggi dan peningkatan risiko Alzheimer di kalangan wanita.

 

Seseorang yang mengonsumsi sekitar 10 gram (2,4 sendok teh) gula per hari mempunyai risiko peningkatan tertinggi. Laktosa, gula yang terdapat dalam susu dan produk susu, mempunyai relasi paling kuat dengan Alzheimer di antara jenis gula yang telah diteliti.

 

Gula darah tinggi karena diabetes juga termasuk faktor risiko berkembangnya penyakit alzheimer hal tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan plak amiloid di otak, yang termasuk ciri khas penyakit Alzheimer.

 

Sebaiknya kita harus mengurangi konsumsi gula dan makanan olahan, serta harus lebih meningkatkan asupan sayuran, buah, sumber protein sehat dan lemak sehat yang bisa membantu dalam menjaga kesehatan otak dan dapat mengurangi resiko terkena penyakit alzheimer.

 


Author

img-author

Ridho Nur Hidayatulloh

5 bulan yang lalu