Home / Rubrik / Berita

Bangun Komunikasi Positif Orang Tua dan Anak untuk Cegah Suicidal Thoughts pada Anak dan Remaja

gambar-headline
Indonesia Post Views: 125

Ada beberapa anak-anak dan remaja yang memiliki berbagai masalah yang bisa memicu perilaku kekerasan terhadap dirinya sendiri, termasuk salah satunya upaya bunuh diri. Banyak anak sekarang yang mempunyai masalah mental health. Oleh sebab itu mental health sangat penting diperhatikan dan dijaga oleh diri sendiri dan juga lingkungan sekitar agar terhindar dari depresi, yang bisa mengakibatkan mempunyai pikiran untuk bunuh diri. 

 

Walaupun perilaku bunuh diri dilakukan biasanya tanpa diketahui oleh siapapun, namun ada beberapa tanda upaya bunuh diri pada anak dan remaja yang bisa dikenali. 

 

Tindakan bunuh diri termasuk ke dalam penyebab kematian kedua pada usia dini termasuk anak dan remaja. Terdapat beberapa faktor yang dapat menimbulkan tindakan tersebut. Mulai dari masalah di kehidupan sehari-hari seperti masalah keluarga, beban pendidikan, sampai pembullyan atau perundungan. 

 

Di sini keluarga dan kerabat dekat memiliki tugas untuk selalu mengawasi anak dan remaja yang kemungkinan memiliki tanda untuk berpikiran bunuh diri.

 

Apabila di sekitar kita terdapat anak dan remaja yang mempunyai ciri-ciri prilaku untuk bunuh diri maka kita bisa melakukan hal pencegahan sebagai berikut. 

 

1. Berikan perhatian

Kita harus menjadi pendengar yang baik dengan mendengarkan ceritanya dan juga selalu memantau tindakannya. Jangan sampai mengabaikan ancaman bunuh diri atau menjudge dirinya sebagai anak yang bersikap berlebihan.

 

Kita harus bisa mendekati dirinya dengan mencoba berdiskusi, untuk mengetahui masalah yang sedang dihadapi dan dukung dia untuk menyelesaikannya. 

 

2. Dukung untuk lakukan hal positif

Kita harus selalu memberi dukungan untuk remaja dan anak untuk melakukan hal-hal positif seperti melakukan hobinya berolahraga atau bersosialisasi bersama teman-temannya. 

 

Hal tersebut dapat membantu mengurangi gejala depresi. Dengan begitu kita bisa mencegah dia untuk menghilangkan niat dirinya untuk bunuh diri.

 

3. Konseling

Bantu anak dan remaja yang mempunyai pikiran untuk bunuh diri agar melakukan konseling bersama psikolog atau psikiater. Kita sebagai teman atau keluarganya harus bisa meyakini dirinya bahwa dengan melakukan konseling bisa membantunya menjadi lebih baik. 

 

Berbagai macam masalah dan kondisi yang dirasakan pada masa remaja dan anak-anak sebenarnya dapat dikelola dengan baik terlebih lagi jika disertai dengan dukungan dari keluarga maupun kerabat terdekat. 

 

Kita harus bisa mengenali tanda-tanda remaja atau anak yang mempunyai pikiran untuk bunuh diri dengan cara-cara yang telah dijelaskan di atas dan apabila perlu bantuan secepat mungkin untuk konsultasikan bersama psikolog atau psikiater. 

 

 


Author

img-author

Ridho Nur Hidayatulloh

5 bulan yang lalu