Home / Rubrik / Berita

10 Hikmah Sholat Berjamaah, Salah Satunya Ikat Rasa Kebersamaan

gambar-headline
Indonesia Post Views: 5547

Sholat adalah ibadah wajib yang harus dilakukan oleh umat Islam dan sudah diperintahkan oleh Allah SWT kepada Hamba-Nya.

 

Dalam Al-Qur'an sudah disebutkan perintah untuk mendirikan sholat yang tercantum dalam Surat Al Baqarah ayat 43, yang artinya:

 

"Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk," (QS. Al Baqarah: 43)

 

Rasulullah SAW pada saat pertama kali mendapatkan perintah sholat sebaiknya menunaikannya dengan cara berjamaah. 

 

Sholat berjamaan telag menjadi sunnah Rasulullah SAW sehingga bisa diteladani oleh umatnya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Adapun perintah Nabi untuk melakukan sholat berjamaah tertera dalam hadist yang berbunyi:

 

"Kembalilah kalian dan jadilah bersama mereka serta ajarilah mereka dan shalatlah kalian, apabila telah datang waktu shalat hendaklah salah seorang di antara kalian azan dan hendaklah orang yang paling tua (berilmu tentang Al Kitab & As Sunnah dan paling banyak hafalan Al Qur'annya) di antara kalian mengimani kalian." (HR. Bukhari)

 

Menurut buku Dahsyatnya Shalat Berjamaah di Masjid (2020) karya Deni Yaasin Afrianto, disebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak menyukai orang yang meninggalkan sholat berjamaah. Hal tersebut juga tertulis dalam hadist berikut ini.

 

"Demi zat yang diriku di tanganNya, aku ingin menghimpun kayu bakar, lalu kusuruh seseorang mengumandangkan azan dan shalat, dan kusuruh pula imam memimpin shalat berjamaah. Dan kudatangi mereka yang tidak shalat berjamaah. Lalu akan ku bakar mereka bersama rumah-rumahnya!" (HR. Bukhari Muslim)

 

Di bawah ini terdapat beberapa Hikmah Sholat Berjamaah, antara lain ialah:

 

1. Berkesempatan untuk menjalin silaturahmi dengan sesama Umat Muslim.

 

2. Memperoleh pahala dan kebaikan yang dihitung mulai dari menuju masjid, shalat, dan berjamaah shalatnya.

 

3. Menumbuhkan dan mengikat rasa kebersamaan dalam kebaikan.

 

4. Hilangkan kotoran hati dan niat buruk dalam diri.

 

5. Mendidik diri dan hati supaya siap dalam menerima kritikan.

 

6. Mampu melatih kedisiplinan diri dalam mematuhi seluruh perintah imam.

 

7. Mempersiapkan dan berlapang dada ketika dipimpin oleh imam yang telah memenuhi kriteria secara syar'i.

 

8. Membuat diri kita termotivasi supaya semangat belajar Al-Qur'an.

 

9. Membuat diri kompetitif atau berusaha agar berlomba di jalan kebaikan.

 

10. Mampu melatih diri untuk bisa berkonsentrasi dan penuh kekhusyuan.

 


Author

img-author

Ridho Nur Hidayatulloh

1 tahun yang lalu