Home / Rubrik / Berita

Simak Cara Ini Untuk Mengubah Sampah Anda Menjadi Kompos

gambar-headline
Bandung Post Views: 220

Di setiap masing-masing rumah di berbagai wilayah di Indonesia termasuk Bandung pasti terdapat sampah atau limbah, baik itu limbah organik ataupun limbah anorganik. Berbagai macam jenis bentuk limbah juga ada dari yang bentuknya cair ataupun padat. Apabila limbah itu tidak diolah dengan baik maka dapat membuat lingkungan tercemar. Oleh karena itu dibutuhkan pengolahan limbah yang baik dan juga benar. 

 

Salah satu cara pengolahan sampah atau limbah yang sering dipakai oleh masyarakat ialah dengan membuat sampah menjadi kompos. Sampah yang tadinya tidak berguna dapat diubah menjadi pupuk kompos yang menjadi berguna. Simak di sini cara mengubah sampah menjadi kompos. 

 

1. Kumpulkan dan Pisahkan Sampah

Kumpulkan sampah dengan cara dipisah antara yang organik dan yang anorganik. Sampah yang dapat dimanfaatkan dan didaur ulang menjadi pupuk kompos ialah sampah organik. Kita bisa memperolehnya dari sisa sayur yang tidak dimasak, pada saat kita memasak sayur pasti ada bagian sayur yang terbuang atau tidak digunakan dalam masakan, seperti batang atau akar sayuran dan daun sayuran yang sudah tua. 

 

2. Pencacahan

Sesudah kita mengumpulkan dan memisahkan sampah yang organik selanjutnya ialah melakukan pencacahan dengan maksud supaya sampah organik tersebut menjadi lebih lembut, potong sampah sayur organik menjadi berukuran 1cm sampai 2cm.

 

3. Pendiaman

Supaya dapat menjadi pupuk kompos kita harus mendiamkan sampah organik yang telah dicacah tersebut, dengan maksud ialah supaya terjadinya proses pembusukan. Agar bisa mempercepat proses pembusukan kita dapat memakai larutan EM4 atau dapat juga menunggu sampah tersebut membusuk dengan sendirinya, tetapi memakan proses waktu yang lama.

 

4. Tutup Rapat

Proses pendiaman sampah organik tersebut harus di tempat yang tertutup rapat serta kedap udara. Udara dapat menyebabkan proses pembusukan tidak berjalan dengan sempurna. Kita bisa juga menggunakan ember yang mempunyai tutup rapat supaya lebih efektif. Apabila kita ingin menambahkan sampah harus ditambahkan juga larutan EM4 supaya proses pembusukan menjadi lebih sempurna dan merata.

 

5. Tunggu Selama 2 Minggu

Selanjutnya kita hanya menunggu selama dua Minggu supaya proses pembusukan sempurna. Dalam waktu dua Minggu tersebut kita harus mengaduk pupuk yang ada di dalam ember tersebut selama 3 hari sekali jangan terlalu sering mengaduk dan juga jangan terlalu jarang, jadi yang biasa saja intensitasnya sedang.

 

Dengan waktu maksimal untuk pengadukan ialah 3 hari sekali. Dalam kurun waktu 2 Minggu tersebut akan terdapat dua jenis pupuk kompos yang dihasilkan yaitu yang berbentuk padat dan cair. 

 

Supaya dapat berfungsi maksimal kita harus tahu cara menggunakan pupuk kompos tersebut untuk tumbuhan. Pupuk kompos yang berbentuk padat harus dikeringkan terlebih dahulu dengan cara diangin-anginkan dan untuk bentuk cair dapat di langsung diaplikasikan kepada media tanam dengan cara dicampurkan dengan air kapur sirih agar tidak berbau dengan perbandingan 1:5 begitu juga dengan pupuk yang berbentuk padat. 

 

Saat ini kita dapat menghasilkan pupuk sendiri yang mana pupuk itu dapat membuat kita lebih produktif khususnya di sektor pertanian. Semoga dengan cara pembuatan kompos dari sampah bekas yang telah di jelaskan dapat bermanfaat khususnya untuk masyarakat di wilayah yang darurat sampah.

 


Author

img-author

Ridho Nur Hidayatulloh

5 bulan yang lalu