Home / Rubrik / Berita

Penuhi Kebutuhan Gizi Anak Dalam Kotak Bekalnya

gambar-headline
Bandung Post Views: 193

Minggu ini menandakan selsainya MPLS, atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dimana hal ini berarti bahwa anak-anak sudah menjalani aktifitasnya seperti biasa dengan menjalani kegiatan belajar mengajar. Saat ini orang tua sedang antusias untuk memasukan anak-anaknya ke sekolah fullday, yang mana anak akan berada di lingkungan sekolah sejak pagi sehingga sore hari, oleh karena itu nutrisinya perlu kita perhatikan sehingga anak dapat berkembang secara optimal di masa pertumbuhan dengan rentang usia 6-12 Tahun.

 

Dilansir Kemenke.go.id Angka keculupan Gizi anak dalam rentang usia 6-12 tahun adalah mulai dari 1800 sampai dengan 2050 Kalori, yang mana anak dalam usia tersebut sedang dalam kondisi aktif baik dari kegiatan fisik dan proses berfikir 

 

Dokter Ahli Gizi, Dr. Grace Judio, Msc mengatakan bahwa nutrisi memang sangat penting, utamanya sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitas. Mulai dari bermain hingga berolahraga. Kemudian, nutrisi juga penting untuk menguatkan tulang, otot-otot, dan membuat anak dapat tumbuh tinggi. Itu berarti pada masa ini, nutrisi anak perlu dioptimalkan, agar tumbuh kembang anak pun berjalan optimal.

 

Anak yang sedang bertumbuh pada umumnya memerlukan asupan protein yang tinggi , serta karbohidrat baik yang berasal dari sayur , umbi serta multi grain yang memenuhi kebutuhan seratnya. Juga vitamin yang tidak dapat di dapatkan dalam jumlah yang besar dari sistem metabolisme tubuh seperti zinc, kalsium serta vitamin lain nya. Perlu juga di perhatikan asupan gula yang di konsumsi anak setiap hari nya, karena gula dapat menyebabkan inflamasi dalam tubuh anak atau disebut dengan intoleransi Gula 

 

Dikutip dari laman MedicalNewsToday, alergi gula sebenarnya tidak ada, beberapa hal yang dialami itu ialah intoleransi gula. Alergi gula dan intoleransi gula mirip namun memiliki beberapa perbedaan utama.

 

Alergi berkembang saat tubuh merespons sesuatu komponen yang dicampurkan dengan gula seolah-olah komponen itu merupakan hal berbahaya, padahal itu merupakan makanan. Nah, saat makanan pemicu alergi masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan senyawa kimia bernama histamin, yang menyebabkan timbulnya gejala alergi seperti pilek perkepanjangan, ruam merah di kulit, konstipasi dan lain sebagainya.

Oleh karena itu sangat perlu bagi kita menyeimbangkan apa yang si kecil bawa dalam kotak bekalnya, yang pertama adalah penuhi kebutuhan protein harian melalui protein hewani dan nabati seperti ayam, ikan, telur, tahu tempe, sesekali daging merah lalu minimalisisr penggunaan processed food yang tinggi natrium. Lalu pemenuhan kebutuhan karbohidrat dari nasi, pasta, kentang atau umbi-umbian, Sayuran Sebagai pelengkap kebutuhan serat harian seperti wortel, bayam, pakcoy yang kaya vitamin A, serta buah dan cemilan ringan sebagai pelengkap. Dapat memasukan asupan Prebiotik dari yoghurt agar sistem pencernaan anak lebih baik serta penyerapan nutrisi lebih optimal.

 






Author

img-author

Rizqi Astera Ayuningtyas

10 bulan yang lalu