Home / Rubrik / Berita

Buka Puasa Versus Gorengan

gambar-headline
Indonesia Post Views: 24

Buka puasa dengan gorengan sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Cita rasa gurih dan renyah dicocol sambal yang membuat gorengan lebih nikmat disantap. Akan tetapi menu favorit tersebut dinilai tidak sehat untuk dikonsumsi apalagi saat buka puasa. Jadi sebenarnya boleh atau tidak kita makan gorengan ketika buka puasa?

 

Jadi berbuka puasa dengan konsumsi gorengan boleh-boleh saja, namun harus diperhatikan lagi seberapa banyak porsi gorengan tersebut.

 

Sebaiknya lebih berhati-hati menyantap gorengan saat berbuka puasa, tidak saat berbuka langsung, karena tenggorokan kita membutuhkan hidrasi, dan tidak boleh makan gorengan secara berlebihan, habis berbuka baiknya minum air putih atau yang manis-manis terlebih dahulu.

 

Perlu diketahui makan gorengan berlebihan saat berbuka puasa itu tidak baik untuk kesehatan. Berikut bahaya dari makan gorengan secara berlebihan.

 

1. Lemak dalam Minyak Susah Dicerna

 

Kandungan lemak yang terdapat di minyak pada gorengan sedikit sulit dicerna. Hal tersebut membuat tubuh bekerja lebih lama dalam mencerna gorengan, sehingga dapat menghambat dan mengganggu saluran pencernaan ketika akan mencerna zat gizi lain.

 

2. Kandungan Lemak Trans pada Gorengan Meningkatkan Kolesterol Jahat

 

Gorengan kemungkinan besar mengandung lemak trans, karena makanan tersebut digoreng dimasak dalam minyak di suhu yang sangat tinggi.

 

Lemak trans dalam gorengan mampu meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh (low density lipoprotein/LDL). Sehingga, semakin banyak kita mengonsumsi gorengan, maka semakin banyak juga kadar lemak jahat dalam tubuh.

 

3. Meningkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

 

Apabila kita selalu mengira bahwa diabetes hanya dapat terjadi karena makan makanan manis, anggapan itu salah. Ternyata, makan gorengan dengan berlebihan ketika berbuka puasa juga mampu meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2.

 

4. Gorengan Tinggi Kalori dan Dapat Sebabkan Kegemukan

 

Makanan yang digoreng akan memiliki kandungan lebih banyak kalori daripada makanan yang tanpa digoreng. Sehingga makan gorengan ketika berbuka puasa dengan berlebihan mampu meningkatkan asupan kalori.

 

Adanya kandungan lemak trans dalam gorengan juga akan menimbulkan risiko bertambahnya berat badan menjadi lebih besar. Tak bisa dipungkiri, apabila kebiasaan makan gorengan setiap hari ternyata dapat menyebabkan obesitas.

 

Itulah beberapa dampak yang bisa kita dapatkan apabila berbuka puasa dengan konsumsi gorengan secara berlebihan. Tetap jaga kesehatan kita dengan asupan gizi dan nutrisi yang cukup.


Author

img-author

Ridho Nur Hidayatulloh

2 minggu yang lalu