Home / Rubrik / Berita

Pertolongan Pertama Saat Anda Anxiety

gambar-headline
Bandung Post Views: 27

Kecemasan atau 'anxiety' merupakan hal yang umum dirasakan banyak orang di seluruh dunia, dari usia anak-anak sampai lansia.

Al-Qur’an menyebut rasa takut, khawatir, cemas, dan gelisah dengan kata Khauf. Rasa takut pada dasarnya punya dampak positif berupa kehati-hatian, kewaspadaan, dan mempercepat hadirnya ketenangan. Rasa takut juga bagian dari ujian untuk meningkatkan kualitas diri.

Namun cemas yang berlebih akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengganggu fisik, seperti sesak napas, susah tidur, dan detak jantung yang tidak beraturan. 

 

Allah memerintahkan kita untuk belajar mengelola rasa takut, cemas, dan khawatir ini untuk menghadirkan ketenangan. Ketenangan hati akan menjernihkan pikiran, dan melahirkan ide-ide dan tindakan cemerlang. 

 

Berikut pertolongan pertama jika kita sedang mengalami kecemasan atau anxiety berlebih : 

 

1. Beribadah

Satu metode efektif untuk menenangkan perasaan dan pikiran adalah melalui aktivitas ibadah kepada Allah Swt. Seperti melaksanakan salat, membaca Al-Qur.'an, dan berdoa untuk meredakan ketegangan dan kekhawatiran.

Melakukan ibadah dengan konsentrasi penuh, kita dapat memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Swt., memperbaiki kesehatan mental kita, dan pastinya membawa ketenangan jiwa.

 

2. Menarik napas dalam

Saat menarik napas dalam-dalam, tubuh menjadi lebih rileks dan aktivitas saraf penyebab kecemasan di otak dapat berkurang. Ada pula teknik pernapasan yang bisa Anda lakukan sebagai cara mengatasi gangguan kecemasan.

Caranya, tarik napas selama 4 detik, kemudian tahan selama 7 detik, lalu lepaskan kembali perlahan-lahan dalam 8 detik. Lakukan beberapa kali hingga pikiran lebih tenang.

 

3. Memusatkan pikiran pada aktivitas yang dijalani

Ketika merasa cemas, fokus kita akan terganggu. Jika ini terjadi, cobalah untuk kembali fokus pada hal yang akan dilakukan, misalnya jika ada jadwal membersihkan rumah, lakukanlah. Jika waktunya bekerja maka pergilah.

Duduk diam tanpa melakukan apa pun dan hanya fokus pada kekhawatiran tentang hal-hal yang mungkin terjadi justru akan memperburuk rasa cemas.

 

4. Menerapkan metode 5-4-3-2-1

Saat gangguan kecemasan menyerang, lihatlah lingkungan sekitar dan sebutkan 5 benda yang ada di sekeliling kamu. Selanjutnya, sebutkan 4 benda yang bisa kamu sentuh. Setelah itu, diam sejenak dan sebutkan 3 suara yang kamu dengar.

Lanjutkan dengan menyebutkan 2 bau yang bisa dihirup. Terakhir, kenali 1 rasa yang ada di lidah. Cara mengatasi gangguan kecemasan yang satu ini diyakini dapat menghentikan pikiran negatif yang membuatmu gelisah.

 

5. Menghindari minuman berkafein dan beralkohol

Cara mengatasi gangguan kecemasan berikutnya adalah dengan menghindari konsumsi minuman beralkohol dan berkafein. Alkohol memang dapat memberikan efek rileks dalam jangka pendek. Namun, jika dikonsumsi terlalu sering atau berlebihan, alkohol justru dapat memperparah gangguan kecemasan.

Tidak hanya alkohol, konsumsi kafein dalam bentuk kopi maupun teh juga dapat memicu dan memperburuk gejala kecemasan. studi menunjukkan bahwa konsumsi kafein membuat seseorang merasa lebih gelisah, terlebih jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, yaitu lebih dari 5 gelas per hari.

 

6. Bercerita kepada orang terdekat

Curhat atau menceritakan apa yang sedang dirasakan dan dialami kepada orang yang dipercaya, diketahui bisa meringankan kecemasan. Orang tersebut bisa saja psikiater, teman dekat, atau anggota keluarga yang memahami kondisimu.

 

7. Meluangkan waktu untuk diri sendiri

Sediakan waktu untuk diri sendiri, misalnya dengan berjalan santai, melakukan meditasi, atau sekadar berendam di air hangat. Bila perlu, matikan telepon genggam selama beberapa saat agar kamu tidak terganggu.

Terkadang, rasa cemas dapat disebabkan oleh meningkatnya hormon stres. Menyediakan waktu untuk diri sendiri dan melakukan relaksasi adalah salah satu cara yang bisa membuat kamu merasa lebih tenang dan rasa cemas pun mereda.

 

8. Makan secara teratur dan minum cukup air

Ketika sibuk atau merasa cemas, seseorang dapat melupakan jadwal makannya. Padahal, rendahnya kadar gula darah akibat terlambat makan dapat menyebabkan seseorang lebih mudah emosi dan cemas. Kekurangan cairan atau dehidrasi juga dapat meningkatkan detak jantung dan memperburuk rasa cemas.

 

 

Keberhasilan dari pertolongan pertama saat mengalami kecemasan setiap orang itu berbeda-beda. Untuk itu, cobalah satu persatu dari cara diatas, jika sudah menemukan yang cocok maka terapkanlah.

Namun jika masih sulit, coba konsultasikan ke psikiater untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Terlebih jika gangguan kecemasan sudah menghambat aktivitas dan mengganggu kesehatanmu.

 

 

 

 

 

 


Author

img-author

Sinta Guslia

2 minggu yang lalu