Home / Rubrik / Berita

Yaman Dan Kisahnya Dalam Al Quran

gambar-headline
Indonesia Post Views: 5514

Kita sering mendengar tentang Negeri Yaman, namun tahukah kita mengenai negeri ini. Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah memuliakan Negeri Yaman di antara negeri-negeri yang lainnya di dunia, sesudah Madinah dan Makkah. 

 

Bahkan kemuliaan Negeri Yaman telah tercantum di dalam kitab suci Al Quran. Terdapat beberapa ayat dalam Alquran yang mengisahkan mengenai Negeri Yaman dalam hadis-hadis Nabi SAW juga dijelaskan hal yang semakna. Berikut kisah Negeri Yaman yang sudah tertera dalam Al Quran. 

 

Keutamaan penduduk Yaman terdapat dalam Al Quran, Allah SWT berfirman dalam surah Al-Maidah ayat 54.

 

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَن يَرۡتَدَّ مِنكُمۡ عَن دِينِهِۦ فَسَوۡفَ يَأۡتِى ٱللَّهُ بِقَوۡمٍ۬ يُحِبُّہُمۡ وَيُحِبُّونَهُ ۥۤ أَذِلَّةٍ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى ٱلۡكَـٰفِرِينَ يُجَـٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوۡمَةَ لَآٮِٕمٍ۬‌ۚ ذَٲلِكَ فَضۡلُ ٱللَّهِ يُؤۡتِيهِ مَن يَشَآءُ‌ۚ وَٱللَّهُ وَٲسِعٌ عَلِيمٌ

 

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas [pemberian-Nya] lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Maidah 54)

 

Terdapat beberapa pernyataan ahli tafsir tentang makna ayat ini. Ada yang mengatakan bahwa kaum yang dimaksud dalam ayat tersebut ialah kaum Anshor. Ada yang mengatakan juga maksudnya ialah Abu Bakar As Siddiq Radhiallahu anhu ketika pada masa kekhalifahan beliau, beliau memerangi orang-orang yang termasuk golongan murtad. 

 

Akan tetapi pendapat yang lebih kuat tentang identitas kaum yang disebutkan dalam ayat tersebut, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Al Qurtubi dalam tafsirnya yaitu penduduk negeri Yaman ialah kaumnya sahabat Abu Musa al Asy-‘asy’ari radhiyallahu’anhu.

 

“Turunnya ayat tersebut; terang Imam Al Qurtubi, berkaitan dengan kabilah yang bernama al Asy-‘ari. Dalam riwayat dikatakan: sesudah ayat tersebut turun, beberapa rombongan kapal dari kabilah al Asy-‘ari dan kabilah-kabilah lainnya dari negeri Yaman, datang dari jalur laut. Mereka ialah kaum muslimin yang tertindas di negerinya ketika masa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam masih hidup. Merekalah yang memiliki jasa dalam penaklukan negeri Irak (melalui perang Al Qodisiyyah) ketika masa kekhilafahan Umar radhiyallahu’anhu.”

 

“Penafsiran ini, Imam al Qurtubi meneruskan penjelasan, ialah penafsiran yang paling shahih tentang makna kaum yang dikatakan dalam ayat di atas” (Tafsir al Qurtubi jilid: 8 hal: 52).

 

Lalu terdapat ayat yang lainnya yang menjelaskan mengenai keutamaan Negeri Yaman yaitu firman Allah SWT dalam Quran surah an-nasr ayat 1 - 2.

 

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ (1) وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا

 

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong” (QS. An Nashr: 1-2)

 

Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa ayat tersebut sedang membicarakan mengenai penduduk Yaman, karena mereka ialah orang-orang yang berhati lembut dan gampang menerima kebenaran.

 

Bahkan Nabi Muhammad SAW juga memberi doa barokah kepada penduduk Yaman seperti yang telah dijelaskan dari hadis berikut. 

 

Ibnu Umar, Nabi shallallahu’alaihi wasallam berdoa,

 

اللهم بارك لنا في شامنا اللهم بارك لنا في يمننا قالوا وفي نجدنا قال اللهم بارك لنا في شامنا اللهم بارك لنا في يمننا

 

“Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam kami. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman kami” (HR. Bukhori dan Ahmad). 

 


Author

img-author

Ridho Nur Hidayatulloh

1 bulan yang lalu