Darurat Bencana, Data Korban Gempa Capai Ratusan Jiwa di NTB dan Bali

Gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggalkan sejumlah duka. Ribuan warga bahkan masih mendiami tenda pengungsian hingga Rabu (8/8) malam. Hal ini dikarenakan warga masih was-was dengan keadaan yang kemungkinan akan alami gempa susulan.

Sementara itu, data yang didapatkan jurnalis Rumah Yatim hingga tiga hari setelah gempa, sedikitnya menelan korban sebanyak 347 jiwa di Lombok Utara. Data ini merupakan hasil komulatif laporan masing-masing Camat yang ada di Kabupaten Lombok Utara. Data tersebut diterbitkan oleh Humas Protokoler Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok pada Rabu (8/8).

Namun selain data yang diinformasikan oleh pemerintah Kabupaten Lombok Utara, sejumlah data yang berbeda juga dilaporkan oleh berbagai lembaga. Salah satunya data yang dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) BPBD NTB, korban meninggal akibat gempa tersebut sebanyak 131 orang untuk wilayah NTB dan Bali hingga Rabu (8/8) siang.

Namun data laporan TNI, korban jiwa sebanyak 381 orang meninggal dunia. Sementara itu, pernyataan berbeda disampaikan Gubernur NTB kepada media, jumlah korban meninggal dunia di NTB hingga Rabu (8/8) sebanyak 226 orang. Data Gubernur tersebut sama halnya yang disampaikan oleh Basarnas sebanyak 226 orang meninggal dunia.

Perbedaan angka yang besar. Apalagi data orang meninggal dunia adalah data yang sensitif dan banyak dicari media dan masyarakat. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, semuanya data yang disampaikan sejumlah pihak ditanyatakan benar. Hal ini dikarenakan masing-masing pihak memiliki data berdasarkan dari lapangan.

Dalam hal ini, dilansir dari laman web BNPB, Posko BNPB dan Pusdalops BPBD NTB masih melakukan verifikasi kebenaran data tersebut. Laporan data korban, kata Sutopo, harus dilampirkan identitas korban yaitu nama, usia, jenis kelamin dan alamat asal. Hal ini untuk menyatakan bahwa data korban tersebut benar.

“Sebab konsekuensi dari adanya korban meninggal dunia maka pemerintah akan memberikan bantuan santunan duka cita dan lainnya,” tulis Sutopo, dalam laporan release pers di laman web BNPB, Rabu (8/8) malam.

Sumber foto: AP/Tatan Syuflana

Reporter: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend