Gita Tutup Usia Setelah Delapan Tahun Lawan Hidrosepalus

Gita Tutup Usia Setelah Delapan Tahun Lawan Hidrosepalus

Wajahnya begitu pucat dengan selang infus yang menempel di tangannya. Gita Putriana Khasanah sudah masuk Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Al Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung sejak Jumat (6/4). Demam yang tinggi serta sesak napas yang mengundang resah dijalani dia selama satu pekan di ruangan itu.

Gita merupakan anak yatim yang sebelumnya mengidap penyakit hidrosepalus. Namun, setelah bertahan delapan tahun, kini keluarga harus merelakan Gita untuk berpulang ke pangkuan-Nya. Gita menghembuskan napas terkahirnya pada Senin (30/4), pukul 01.45 dini hari di RS Santosa Bandung. Sebelum itu, Gita mengalami keadaan kritis sejak pukul 00.20 waktu setempat. Penanganan gawat darurat untuk Gita tidak memutus takdir yang sudah digariskan untuknya.

Rencananya, Gita akan segera menjalani operasi perbaikan tulang belakang yang mengalami bengkok. Sejumlah tahapan medis juga sudah ditempuh oleh Gita. Salah satunya ialah melakukan konsultasi ke dokter spesialis pediatric di RS Santosa Bandung. Upaya ini pula dilakukan keluarga beserta Rumah Yatim Area Jawa Barat untuk memberikan kesembuhan bagi Gita.

Menurut Tim Kesehatan Rumah Yatim, dua tahap yang harus dilalui Gita selanjutnya, antara lain pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Pemeriksaan ini untuk melihat detail bagian organ dan struktur tubuh, dan EMG (Elektromiografi) pemeriksaan ini Untuk mengevaluasi fungsi syaraf dan otot.

Namun, pemeriksaan MRI terpaksa dibatalkan karena kondisi Gita yang semakin menurun. Bahkan, Gita sempat mengalami kejang dan sesak nafas saat dilakukan persiapan pemeriksaan MRI. Kondisi ini selanjutnya membuat tim dokter melarikan Gita ke ruangan IGD RS Santosa Bandung.

Jalannya begitu panjang, melawan ganasnya penyakit yang mengekang keceriaan dirinya. Senyum layu yang biasanya terlihat di wajahnya, kini sudah tertutup kain putih yang dipakaikan kepadanya. Di ruangan itu, tangis tak bisa dibendung oleh sang ibu. Bahkan, sejenak tak percaya putri bungsunya harus terlebih dahulu meninggalkannya.

“Maaf untuk tim klinik serta jajaran Rumah Yatim dan terima kasih untuk pelayanan selama berobat,” papar ibunda Gita.

 

Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-04-30 17:55:18

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend