Hadapi Tantangan, Bantuan Tersalurkan untuk 400 Keluarga Dhuafa di Pelosok Banten

Akses yang cukup jauh dan medan yang berat serta diterpa hujan deras, menjadi tantangan bagi tim Relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek dalam menyalurkan bantuan program bahan pokok hingga ke pelosok Banten selatan. Bahkan tak sedikit rintangan yang dapat menguji kesabaran dan mental. Namun bantuan ini harus sampai ke tangan yang berhak menerima nya agar tepat sasaran.

Bantuan tersebut diserahkan kepada 400 keluarga dhuafa yang tersebar di lima kecamatan, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis (3/9) lalu. Adanya bantuan tersebut disambut antusias oleh warga setempat.

Relawan Rumah Yatim, Babinsa Eri Priatna mengungkapkan, daerah yang menjadi sasaran kali ini adalah daerah terisolir yang sangat minim bantuan. Serta mayoritas penduduk setempat pula hidup digaris kemiskinan. Kemudian mayoritas mata pencahariannya adalah buruh tani dan buruh serabutan dengan rata-rata pendapatan yang sangat rendah

“Perjuangan kami selaku tim relawan Rumah Yatim dalam menyebarkan bantuan sungguh luar biasa. Bantuan yang memang seadanya diterima dan disambut sangat antusias oleh warga,” ungkapnya

Adapun lima kecamatan tersebut, kata Eri, yakni Kecamatan Wanassalam, Leuni Balang, Cikeusik, Sukawaris dan Sukaresmi. Menurutnya, lima daerah tersebut merupakan wilayah yang sangat urgent untuk mendapat bantuan tersebut. Meskipun tidak begitu banyak, namun kebahagiaan tergambar jelas dari raut wajah mereka.

“karena kita membawa misi kebaikan, alhamdulillah antusias mereka luar biasa,” ujanrya

Eri berharap, kedepannya semakin banyak lagi masyarakat yang terbantu dan tim relawan dapat diberi kemudahan dalam menyebarkan kebaikan. Karena menurutnya, bantuan ini merupakan amanah dari para donatur yang menitipkan zakat, infak dan sedekahnya di Rumah Yatim.

Penulis : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend