Imah Orangtua Tunggal Berjuang Nafkahi Pendidikan Anak Lewat Memulung

Imah Orangtua Tunggal Berjuang Nafkahi Pendidikan Anak Lewat Memulung

Imah (50) merupakan orangtua tunggal yang tengah berjuang menafkahi ketiga anaknya. Sang suami telah meninggal dunia sejak 3 tahun yang lalu karena sakit. Alhasil dialah yang menjadi tulang punggung untuk menghidupi keluarganya. Setiap hari Imah memulung barang rongsokan, botol plastik dan kardus untuk bertahan hidup di masa sulit.

Ketika matahari terbit, Imah memulai langkah kakinya untuk memulung dengan menyusuri jalan Adisucipto, kemudian pindah ke tempat lain yang jaraknya cukup jauh. Dari pagi hingga malam, Imah terus mengumpulkan barang rongsokan untuk dijual lalu uangnya dibelikan bahan kebutuhan pokok untuk kebutuhan keluargaya di rumah.

“Biasanya dari pagi mulai mulung dari daerah adisucipto pindah ke tempat lain ngikut mobil pasir yang lewat. Sehari biasanya dapat 25 ribu sampe 40 ribu, uangnya dipake buat beli beras dan lauk pauk,” ujarnya.

Diketahui, ia pula saat ini menafkahi kedua anaknya yang masih sekolah dan satu anaknya yang telah menikah. Ia rela bekerja siang malam demi memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pendidikan kedua anaknya. Meskipun seringkali lelah dan letih mendera tubuh rentanya. Atas kondisi itu, Selasa (14/7) lalu, Rumah Yatim Kalbar memberikan bantuan Ibnu Sabil di kantor kas Pontianak.

“Alhamdulillah senang sekali, terima kasih banyak, baru pertama kali ini saya mendapatkan bantuan seperti ini,” imbuhnya, dengan raut wajah yang sumringah

Menurut relawan Rumah Yatim Kalbar, Abdurrohim, saat itu Imah tengah memulung disekitar kantor Kas Pontianak, kemudian dihampiri oleh tim relawan. Bahwa bantuan ini benar-benar layak diberikan kepada lansia yang saat ini tinggal di lingkungan Jalan Adisucipto, Bangka Belitung Laut, Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat.

“Saat itu, bu Imah lagi mulung depan kantor, lalu setelah saya Tanya-tanya diberikan bantuan ini. Meskipun tidak seberapa banyak, mudah-mudahan bisa mengurangi bebannya.” Pungkasnya

Selain Imah, Rumah Yatim juga memberikan bantuan program Ibnu sabil kepada empat pemulung lainnya, dengan kondisi serupa. diharapkan bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan pokok mereka.

 

 

 

Penulis: Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

681 Masyarakat Prasejahtera Balikpapan dan Samarinda Rasakan Manfaat Bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim Cabang Kalimantan Timur telah menyalurkan berbagai macam bantuan selama Januari 2021. Yakni, bantuan perlengkapan sekolah, bantuan kitab, sembako, ibnu sabil, beasiswa dhuafa, bingkisan guru, biaya hidup, peduli...

Baca Selengkapnya

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend