Jadi Tulang Punggung Keluarga, Fatimah Berjualan Demi Besarkan Tiga Anaknya

Fatimah, ibu dua anak itu baru kehilangan suami untuk selama-lamanya sekitar dua bulan lalu. Semenjak saat itu, Fatimah harus berjuang sendirian demi memenuhi kebutuhan hidup kedua anaknya yang masih sekolah. Melalui berjualan jajanan ringan di dekat sekolah, Fatimah mendapat penghasilan.

Setiap harinya, Fatimah dikeliling anak-anak yang mau membeli jajanannya. Ada goreng-gorengan, makanan ringan, hingga permen. Meski penghasilannya tidak banyak, ia bersyukur ada untuk memenuhi kebutuhan pokok anaknya. Walau terkadang, tidak selalu mencukupi segala kebutuhannya.

Berdasarkan informasi dari Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman mengatakan, penghasilan Fatimah dalam sehari berkisar 20 ribu rupiah. Bahkan, Fatimah pernah mendapat penghasilan hanya 10 ribu atau 5 ribu rupiah.

“Sangat memprihatinkan ibu Fatimah ini, kasian dia berjuang sendirian, kalau dibilang cukup penghasilan segitu, ya tidak cukup, tapi dicukup-cukupkan saja,” ungkap Jajang ketika dimintai keterangan tentang kondisi Fatimah.

Meski begitu, Fatimah tetap menekuni pekerjaannya. Sebab, tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Kedua anaknya masih panjang perjuangannya. Apalagi, anak bungsunya harus mendapat perhatian khusus, karena tak bisa berjalan sejak kecil diakibatkan lahir prematur.

Pada Senin (21/9), Rumah Yatim datang mengunjungi kediamannya di Desa Kramat RT 01 RW 01, Kec. Kramat, Kab. Tegal. Kunjungan Rumah Yatim tersebut untuk memberikan bantuan sembako bagi Fatimah.

Jajang mengungkapkan, bantuan sembako ini untuk membantu Fatimah dalam memenuhi kebutuhan pokok anaknya. “Semoga dengan adanya bantuan ini bisa meringankan beban Fatimah yang berjuang membesarkan anak seorang diri,” tandasnya.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend