Kondisi Ekonomi Lemah, Dua Janda Dapat Bantuan Gerobak

Ditinggal suami dan hidup dalam ekonomi lemah membuat janda tua ini rela berjualan sayuran demi menyambung hidup dan biaya pendidikan anaknya. Berkeliling menawarkan sayuran dengan gerobaknya yang telah rusak tetap digunakan demi sesuap nasi dan uang jajan sang anak.

Kondisi tersebut membuat Rumah Yatim Area Jawa Barat tergerak untuk memberikan bantuan gerobak kepada dua janda tua prasejahtera yang merupakan pedagang sayuran di Jalan Babakan Jati 1 No. 49, RT 02 RW 08, Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Senin (10/12). Bantuan tersebut disalurkan atas kondisi ekonomi mereka yang sangat memprihatinkan.

Kasie Pemberdayaan Area Jawa Barat Solehudin menuturkan, dua janda tersebut adalah kakak beradik yang telah ditinggalkan suami. Sejak ditinggalkan, mereka harus berjuang menafkahi anak-anaknya agar tetap bisa bertahan hidup serta bisa tetap sekolahkan anak-anaknya. Ditambah kondisi gerobaknya sudah tidak layak pakai, karena banyak bagian yang berlubang sehingga menyulitkan ketika berjualan.

Kendati demikian, mereka tetap semangat mencari nafkah demi menyambung hidup keluarganya. Solehudin mengatakan, dalam sehari penghasilan yang diperoleh janda tersebut sekitar 50 ribu hingga 70 ribu. Oleh karena itu, bantuan gerobak ini sangat berarti bagi mereka untuk membangun ekonomi keluarganya agar menjadi lebih baik.

“Kondisinya memprihatinkan, rumahnya juga ngontrak. Gerobaknya sudah tidak layak pakai, tapi mereka masih tetap jualan,” ungkapnya.

Pemberian bantuan gerobak ini, diharapkan dapat memberi semangat baru bagi dua janda prasejahtera untuk mengembangkan usahanya agar lebih mandiri. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang berada dalam kondisi serupa. Mereka membutuhkan uluran tangan para dermawan agar bisa membangun usahanya demi memperbaiki keterpurukan ekonomi dalam mencapai kehidupan yang lebih baik.

“Semoga adanya gerobak baru ini mereka jadi semangat mencari nafkahnya, terlebih anak-anaknya masih pada kecil,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend