Mendukung Pendidikan Aiza, Yatim Berprestasi yang Jadi Buruh Setrika Demi Menyambung Hidup

Rumah Yatim cabang Sumatera Barat memberikan bantuan pendidikan berupa uang tunai, tas, seragam, sepatu dan alat tulis kepada Aiza Mardhatilah (13), seorang anak yatim yang jadi buruh setrika demi menyambung hidup.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian Aiza serta mendukung pendidikannya. Raut wajah bahagia ditunjukkan Aiza ketika menerima bantuan ini.

“Alhamdulillah Allah mengabulkan doa Aiza lewat perantara Rumah Yatim dan para donatur. Sudah lama Aiza pengen sepatu, seragam dan tas baru, soalnya tas Aiza sudah robek, seragamnya udag lusuh, sepatunya pun udah sempit, kaki Aiza suka lecet kalo udah pake sepatu yang itu,” tutur Aiza kepada Sendi, kepala cabang Rumah Yatim Sumbar.

Aiza melanjutkan jika dirinya sangat senang bisa menerima bantuan dengan jumlah yang banyak. Semua bantuan yang diberikan merupakan barang yang sangat dibutuhkan Aiza.

Ia bercerita, semenjak sang ayah meninggal dan ibunya sakit asam lambung kronis, vertigo, hingga asam urat. Aiza dan kakaknya harus berjuang agar bisa memenuhi kebutuhan harian dan pendidikan mereka.

Bersama kakaknya, Aiza bekerja menjadi buruh setrika dengan upah 7 ribu perkonsumen. Upah tak tentu karena jarang datangnya konsumen, membuat ia dan kakaknya yang duduk di kelas 3 SMP ini pernah beberapa kali tak pergi ke sekolah karena tak ada untuk ongkos.

“Jarak sekolah kami jauh, biasanya kalo berangkat sekolah kami naik angkot tapi kalo pulangnya kami jalan kaki,” ujarnya.

Ketika pulang dari sekolah, Aiza dan kakaknya tidak langsung beristirahat, melainkan membereskan rumah dan mengurus ibu mereka.

“Kalau ada kerjaan nyetrika, aku langsung kerjain biar cepet dapet uangnya. Biar kami bisa makan, bisa ke sekolah dan bisa bayar uang sekolah kami yang nunggak lama,” ucap Aiza

Menurut penuturan Sendi kepala cabang Rumah Yatim Sumbar, Aiza tinggal di wilayah Ujung Pandan, Kecamatan Olo, Padang Barat. Selain dikenal sebagai anak yang rajin dan cekatan, Aiza pun ia sering juara di kelasnya, ia juga pernah menjuarai lomba MTQ dan pidato.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa menambah semangat belajar Aiza serta membantu meringankan beban Aiza dan keluarganya,” tandas Sendi.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend