Murojaah Sembari Bermain, Jadi Pilihan Rumah Yatim NTB Tingkatkan Hafalan Anak Asuh

Banyak metode digunakan pengurus Rumah Yatim untuk meningkatkan hafalan Alquran anak asuh, salah satunya pengurus Rumah Yatim Cabang NTB yang memilih metode permainan untuk anak asuhnya.

Kali ini para pengurus memilih permainan estafet karet gelang menggunakan sedotan plastik. Cara mainnya, anak asuh membuat lingkaran dan mesti mencapit sedotan tersebut dengan mulut, nantinya salah satu pengurus akan menyimpan karet gelang di salah satu sedotan anak asuh.

Setelah itu salah satu pengurus lainnya akan membacakan surat pendek, nah selama surat dibacakan, anak asuh akan mengestafet karet tersebut menggunakan sedotan.

Selanjutnya, jika surat pendek selesai dibacakan, maka anak asuh yang saat itu mendapat karet gelang tersebut akan dihukum melanjutkan potongan ayat.

“Untuk melanjutkan potongan ayat tersebut, terlebih dahulu anak asuh yang mendapat hukuman mesti mengocok gelas plastik berisi beberapa kertas bertuliskan potongan ayat. Anak asuh hanya mengambil satu saja, lalu membacakan potongan ayat tersebut dan melanjutkannya,begitu seterusnya,” terang Risda salah satu pengurus asrama.

Ia pun mengatakan jika anak asuh sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dari 14 anak asuh yang mengikuti kegiatan ini, ada Azi (8) yang berhasil menjadi pemenangnya. Dengan kecepatannya ia tidak kena hukuman dan berhasil mendapat hadiah.

“Sebenarnya semua anak mendapat hadiah, dan mereka hebat-hebat karena bisa melanjutkan potongan ayat yang disediakan, semoga metode ini bisa meningkatkan semangat anak asuh menghafal dan meningkatkan hafalan anak asuh,” tutupnya.

Sinta Guslia

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend