Piatu Sejak Usia Satu Tahun, Satria Tetap Semangat Raih Cita-cita

Tujuh tahun sudah sejak kepergian ibunya, Satria Al Farizi tumbuh menjadi anak yang selalu bersemangat. Di rumah sederhana milik walinya, ia terus berkembang menjadi anak yang cerdas. Ia juga merupakan sosok anak yang berprestasi dalam akademik maupun diniyah.

Satria, anak berusia delapan tahun yang saat ini menjadi salah satu binaan Rumah Yatim lewat program Bimbel gratis di Kantor Kas Pekayon, Jalan Raya Pekayon No. 45 B, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Setiap harinya ia tidak pernah absen untuk mengikuti kegiatan Bimbel yang dijadwalkan sejak ia bergabung.

Di sela kegiatan Bimbel, salah seorang relawan Rumah Yatim Nurul Fitri, sempat berbincang dengan Satria. Menurut Nurul, Satria sosok anak yang murah senyum dan bersemangat saat membicarakan cita-citanya. Walaupun, saat ini ia harus tinggal dengan saudara yang menjadi walinya, Andi dan Selminah.

“Dari informasi yang ada, ibunya meninggal saat ia usia satu tahun, dan ayahnya gak tahu ke mana, dan akhirnya sekarang tinggal sama saudaranya,” papar Nurul, Rabu (5/12).

Satria sendiri saat ini bercita-cita ingin menjadi seorang polisi. Impian setiap anak, kata Nurul, yang selalu mendambakan dan ingin membahagiakan orangtuanya yang entah di mana. Lewat kegiatan Bimbel gratis ini, Satria bisa terus menambah dan mengasah kemampuan pendidikannya.

“Sekarang dia kelas dua di MI At Taqwa 24,” kata Nurul, dari data yang ada di Rumah Yatim Pekayon.

Ia menambahkan, walinya saat ini juga hanya bekerja sebagai kuli bangunan lepas. Selain itu, ibu walinya hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Namun, di balik sosok yang gembira, Nurul berharap Satria bisa mencapai cita-cita yang diinginkannya.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend