Rumah Yatim Sumbar Berikan Bantuan untuk Anak Penyandang Cerebral Palsy Asal Durian Talamau

Dimas (15) remaja asal Durian Talamau, Kecamatan Kinali, Pasaman Barat Sumatera Barat ini sudah belasan tahun menderita penyakit kelumpuhan otak (cerebral palsy), dimana hal itu menyebabkan kegagalan atau hambatan pada proses tumbuh kembangnya.

Saat ini Dimas hanya bisa terbaring dikasur, jika ia pegal, biasanya Dimas akan dipangku oleh ayah ataupun ibunya.

Pengobatan untuk Dimas bukan tidak diupayakan. Orang tuanya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Akan tetapi, kondisi ekonomi membentur itu semua.

Sang ibu hanya bekerja sebaga buruh petik cabai, sementara sang ayah bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan mereka minim dan tak menentu, kadang untuk makan sehari-hari saja tidak cukup.

“Dimas harusnya rutin kontrol ke RS, tapi sudah dua bulan lebih ini tidak kontrol lagi karena tidak ada ongkosnya, jarak dari rumah ke RS itu sangat jauh jadi ongkos yang harus keluar banyak, kami tidak punya uangnya,” ucap Ibu Dimas kepada tim relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

Ia pun bercerita jika Dimas didiagnosis cerebral palsy sejak berusia delapan bulan, semua itu berawal ketika Dimas mengalami demam tinggal selama tiga hari, lalu disusul dengan kejang.

Selain menderita cerebral palsy, Dimas juga menderita kekurangan gizi dikarenakan kedua orangtuanya belum mampu membelikan makanan yang bisa menunjang gizinya.

Agar kondisi Dimas membaik, pihak dokter menganjurkan agar Dimas menjalani terapi sesegera mungkin, sekaligus rawat inap. “Dokter juga menyarankan agar Dimas sesegera mungkin di operasi, tapi kami belum bisa melakukannya, untuk makan dan pemenuhan gizi Dimas saja kami kesulitan apalagi untuk pengobatan Dimas,” ujar ibu Dimas.

Mengetahui kondisi tersebut, Rumah Yatim cabang Sumatera Barat menyambangi kediaman orangtua Dimas guna memberikan bantuan peduli sesama berupa uang tunai, susu formula, popok sekali pakai dan makanan untuk menunjang nutrisi Dimas.

Bantuan tersebut merupakan hasil dari aksi penggalangan dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id . “Alhamdulillah banyak orang baik yang membantu Dimas dengan menyisihkan rezekinya melalui Rumah Yatim. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan banyak manfaat dan bisa membuat kondisi Dimas lebih baik lagi,” ujar Sendi kepala cabang Rumah Yatim Sumbar.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend