Rumah Yatim Sumut Lakukan Penyembelihan dengan Protokol Kesehatan Ketat

Panitia qurban Rumah Yatim cabang Sumatera Utara, menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat untuk mencegah penularan COVID-19 saat penyembelihan hewan qurban.

Kegiatan penyembelihan ini dilakukan di tempat jual beli hewan qurban sekaligus Rumah Pemotongan Hewan Ruminansia (RPH R) yang berlokasi di Tembung Pasar 12, Kel. Bandar Klippa, kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Sebelum kegiatan penyembelihan dimulai, seluruh panitia diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan sebelum masuk ke lingkungan penyembelihan mesti diukur suhu tubuh.

Lokasi penyembelihan pun berada di ruang yang luas, bersih dan tidak ramai. Lokasi pun sebelumnya telah di semprot cairan disinfektan.

“Dikarenakan saat ini masih pandemi dan sedang PPKM darurat, jadinya untuk kegiatan penyembelihan tidak dilakukan di asrama karena kami menghindari kerumunan,” ungkap Amir selaku kepala cabang Rumah Yatim Sumut, Selasa (20/7).

Ia pun mengatakan jika dalam pelaksanaan nya, para panitia tetep melakukan jaga jarak dan tidak bergantian menggunakan alat potong. Ketika penyaluran daging qurban pun akan dilakukan secara door to door untuk menghindari kerumunan.

“Saat ini tim sedang melakukan packing daging qurban, diprediksi ada 500 paket daging kurban yang akan kami bagikan nanti, mudah-mudahan packing nya cepat selesai, agar kami bisa langsung menyalurkannya,” ujar Amir.

Di tahun ini, Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara menyembelih sebanyak 2 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Jika hitungan perbungkus nya ada 1 kg daging, maka akan menghasilkan 500 bungkus.

“Mohon doanya semoga kegiatan kami diberikan kelancaran, agar amanah ini bisa sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tutup Amir

 

Sinta Guslia

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend