Suhendi, Bayi Pengidap Hidrosefalus Tutup Usia

Rasa kehilangan dan duka masih menyelimuti keluarga besar Suhendi, bayi pengidap hidrosefalus. Tepat pada Rabu (27/2) kemarin, Suhendi menghembuskan nafas terakhirnya diperjalanan menuju Rumah Sakit Daerah Kabupaten Tangerang.

Menurut Kasi Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Muslihudin, kondisi Suhendi sempat mengalami kritis di hari itu. Ia bersama orangtua Suhendi bergegas membawa ke salah satu rumah sakit. Namun, kehendak lain harus diterima keluarga.

“Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Allah berkehendak lain, dia menghabiskan nafas terakhirnya di pangkuan ibunya,” tutur Muslihudin.

Ia menambahkan, padahal pekan lalu dirinya bersama tim Rumah Yatim datang berkunjung untuk memberikan pemenuhan gizi. Hal ini menindaklanjuti anjuran dokter sebelum rencana operasi dilakasanakan. Namun, takdir Allah berkata lain.

Bukan hanya keluarga, kata dia, kerabat dan tetangga lainnya pula langsung mendatangi rumah mendiang Suhendi. Proses pemakaman pula berjalan begitu haru. Suhendi, bayi mungil tersebut diantar keluarga berserta kerabat dan tetangganya menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

“Ucapan terakhir dari keluarga adalah terima kasih kepada tim Rumah Yatim yang telah banyak memberikan perhatian dan bantuan,” ucapnya.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend