Sulit Akses Kesehatan, Rumah Yatim Gelar Pengobatan Gratis di Sukawangun

Akses menuju Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang sulit berdampak pada tidak meratanya layanan kesehatan untuk masyarakat prasejahtera di pelosok Jawa Barat. Oleh karena itu, Sabtu (26/1) lalu, Rumah Yatim menyelenggarakan layanan kesehatan gratis bagi ratusan masyarakat prasejahtera di Kampung Wangon Wati, Desa Sukawangun, Kecamatan Karang Nunggal, Kabupaten Tasik.

Kasi Pemberdayaan Area Jawa Barat Solehudin menuturkan, layanan kesehatan ini berupa memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada ratusan masyarakat prasejahtera yang sulit mendapat pengobatan dikarenakan akses jalan yang sangat jauh.

“Di sana perjalanan menuju Puskesmas itu jauh. Mereka harus pakai motor ke sana dalam waktu satu jam, karena di pedalaman,” ungkapnya.

Menurut informasi yang diperoleh a
Solehudin, masyarakat harus menempuh jarak sejauh 23 kilometer ke Puskesmas agar bisa berobat. Sehingga membutuhkan waktu tempuh satu jam perjalanan. Ia menilai adanya layanan kesehatan gratis Rumah Yatim ini sangat dimanfaatkan oleh warga sekitar. Sebanyak 150 orang mendatangi posko kesehatan Rumah Yatim untuk memeriksakan kesehatannya.

Jarak tempuh yang jauh menuju Puskesmas, kata dia, membuat warga malas untuk memeriksakan kesehatan. Dikarenakan tarif angkutan umum yang cukup mahal, sehingga biaya yang dimiliki untuk berobat habis untuk biaya angkutan umum. Kondisi memprihatinkan inilah yang melatarbelakangi Rumah Yatim memberikan perhatian lebih kepada daerah tersebut agar bisa memperoleh layanan kesehatan.

“Jadi warga di sana jarang berobat karena jauh terus berat di ongkos, jangankan untuk berobat, untuk ongkos saja udah habis duluan, ditambah penghasilan mereka hanya dari kerja serabutan,” tuturnya.

Kendati demikian, ia berharap layanan kesehatan gratis ini dapat membantu masyarakat prasejahtera untuk memperoleh layanan kesehatan yang selama ini sulit didapatkan, sehingga jarang sekali memperoleh penanganan medis. Rencana ke depannya tambah dia, kampung tersebut akan dibuat menjadi kampung perubahan zakat binaan Rumah Yatim.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend