Syaiful Amri, Yatim Asal Riau Terima Bantuan Pendidikan Lanjutan Rumah Yatim

Rabu (10/2) siang ini, Rumah Yatim Cabang Riau menyalurkan bantuan pendidikan berupa program beasiswa dhuafa dan bantuan peralatan sekolah kepada Syaiful Amri (12) di kediamannya Jalan Sukamaju, RT.01/RW.04, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau.

Selain bantuan pendidikan untuk Syaiful, tim relawan juga menyalurkan bantuan bahan pokok untuk keluarganya. Pada bulan November 2020 lalu, tim relawan Rumah Yatim juga telah menyalurkan bantuan pendidikan berupa bantuan peralatan sekolah untuk Syaiful.

Syaiful sendiri tinggal bersama ibu, kakak, dan neneknya, sejak ditinggal mendiang sang ayah 4 tahun silam. Pasca meninggalnya sang ayah, ibu Syaiful kerap kali melamun dan menyendiri, tak kuat menerima kenyataan pahit. Kakak Syaiful bekerja sebagai buruh di pabrik furniture, sedangkan nenek bekerja sebagai buruh tani di kebun untuk memenuhi kebutuhan Syaiful.

Syaiful kini berada di bangku kelas 5 SD, ia bercita-cita ingin menjadi anggota TNI untuk membanggakan keluarganya, juga meringankan beban mereka.

“Alhamdulillah hari ini bisa bersilaturahmi kembali bersama Syaiful dan keluarga. Bantuan pendidikan kali ini juga lebih lengkap untuk Syaiful, selain perlengkapan sekolah seperti sepatu, seragam, tas, dan lainnya, juga bantuan tunai dari program beasiswa dhuafa”, tutur Rizky, salah satu relawan Rumah Yatim yang ikut berkunjung ke kediaman keluarga Syaiful.

Rizky menambahkan, selain bantuan pendidikan untuk Syaiful, tim relawan juga menyampaikan bantuan bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan harian keluarga Syaiful. Syaiful bahkan melompat-lompat saking senangnya menerima bantuan, sang ibu juga sampai meneteskan air mata dan tidak berkata banyak selain syukur yang ia panjatkan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Rumah Yatim dan Donatur atas perhatian yang diberikan kepada keluarga kami, semoga menjadi berkah rezekinya dan panjang umur serta dikabulkan segala keinginannya”, tutur ibu Syaiful penuh haru.

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend