Terjadi Gempa di NTB, Rumah Yatim Segera Beri Bantuan

Rumah Yatim Cabang Nusa Tenggara Barat (NTB) segera akan menurunkan bantuan untuk para korban gempa yang terjadi pada Minggu (29/7) di wilayah NTB.

Gempa yang mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa ini memiliki kekuatan 6,4 scala ritcher. Dilansir BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik flores (Flores Bact Arc Thrust).

Meski tidak berpotensi tsunami, tapi hingga kini sudah terjadi 31 gempa susulan. Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim NTB, Jana Amir Sumarna, untuk di wilayah Mataram sendiri baru terasa empat kali gempa susulan yang cukup mengguncang dan mengakibatkan beberapa bangunan rusak.

“Di Mataram pun kami merasakan guncangannya hingga empat kali,” tuturnya.

Dampak gempa bumi ini pun cukup besar bagi warga yang paling dekat dengan titik gempa, banyak korban jiwa maupun luka-luka yang sangat membutuhkan pertolongan. Untuk itu, Rumah Yatim pun segera tanggap membantu mereka dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial NTB.

Menurut pihak Dinas Sosial NTB, yang dipaparkan kepada Amir ada tiga tempat yang kondisinya sangat memprihatinkan dan harus segera mendapatkan bantuan. Di antaranya, daerah Kebayan, Obel-obel dan Sembalun Lombok Timur.

“Kami mencoba membantu yang paling dekat terlebih dahulu, karena menurut Dinas Sosial kondisi di sana yang paling parah,” paparnya.

Untuk membantu mereka, Rumah Yatim akan memberikan sembako dan pakaian layak pakai. Hingga berita ini dimuat, Rumah Yatim sedang menyiapkan semua perlengkapan yang dibutuhkan. “Untuk sementara kami akan membawa bantuan itu dulu. Setelah sampai ke sana, baru kami akan melihat apa yang mereka butuhkan dan insya Allah bantuan selanjutnya kami akan memberikan bantuan yang paling dibutuhkan,” ungkap Amir.

Rencananya bantuan akan diberikan segera. Namun untuk itu, Rumah Yatim akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar apa yang diberikan bisa tepat sasaran. “Insya Allah bantuan akan secepatnya diberikan, kalau tidak hari ini, paling lambat besok, untuk itu kami harus berkoordinasi terus dengan Dinas Sosial,” tuturnya.

 

Di tulis oleh : Enuy Nurhayati Pada tanggal 2018-07-29 17:32:55

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend