Zakat Pertambangan

Para ulama fikih berbeda pendapat mengenai jenis-jenis barang tambang yang dikenai kewajiban zakat. Tapi, mengingat umumnya barang-barang ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi, maka menurut hemat kami pendapat yang lebih mendekati rasa keadilan dan lebih maslahat adalah yang menyatakan semua jenis barang tambang, baik yang beku, seperti emas, perak, tembaga, batu bara dan lain-lain, maupun yang cair sepertiminyak bumi dan gas, wajib dikeluarkan zakatnya, yaitu sebesar 2.5% apabila telah mencapai nisab.

Ketentuannya:

  • Kewajiban zakat pada barang tambang berlaku apabila diusahakan oleh perorangan maupun perusahaan. Adapun jika dikelola oleh negara dan digunakan untuk kepentingan umum, maka tidak ada zakat padanya.
  • Kewajiban zakatnya baru berlaku apabila hasilnya mencapai nilai nisab emas (85 gram)atau perak (595 gram).
  • Mengingat eksplorasinya membutuhkan biaya investasi yang besar, maka zakat yang dikenakan hanya 2.5%.
  • Haul satu Tahun,namun bisa dikeluarkan walapun tidak genap satu tahun
  • Zakatnya dikeluarkan setelah barang-barang tersebut dieksplorasi dan telah diproses.
  • Hendaklah orang yang mengeksplorasinya adalah orang muslim, atau perusahaan yang dimiliki oleh orang-orang muslim.

 

 

Bagi Anda yang ingin menunaikan zakat Pertambangan , Rumah Yatim  menerima pembayaran zakat berupa uang secara langsung melalui kantor layanan terdekat,atau transfer via rekening:

 

REKENING ZAKAT

  • BCA                7750 317 001
  • Mandiri         13000 13000 115
  • BNI                018 2729 251
  • BSI                 701 551 7071
  • Permata Syariah      377 101 2166

a/n Yayasan Rumah Yatim Arrahman

Send this to a friend