Assessment Kedua Wilayah Terdampak Tsunami untuk Salurkan Program Usaha

Tim relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek kembali melakukan assessment ke wilayah terdampak tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Kamis (14/3) kemarin. Kali ini, fokus tim relawan ialah menyasar masyarakat yang belum memiliki usaha pasca tsunami yang menerjang kawasan tersebut.

Menurut relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Ali Ridwan, kegiatan assessment kali ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya yang dilaksanakan di daerah terkait. Namun, bedanya kunjungan kedua ini untuk lebih menspesifikasikan penerima manfaat untuk program usaha ekonomi produktif tersebut.

“Untuk lebih spesifik terhadap penerima, dan kami kunjungi sejumlah calon penerima manfaat di daerah tersebut,” ujar Ali.

Selain itu, pada kunjungannya Ali beserta tim memastikan peluang usaha yang bisa dikembangkan di daerah tersebut. Agar, masyarakat yang kondisinya sangat memprihatinkan pasca tsunami dapat bangkit secara ekonomi. Di sisi lain, kata dia, ia juga mengobservasi untuk seluruh kendala yang mungkin bisa terjadi. “Targetnya ini untuk orang-orang yang betul-betul hancur rumahnya,” ucapnya.

Ali berharap, rencana pengembangan program usaha ekonomi produktif ini bisa membantu mengurangi beban penerima manfaat. Apalagi, hingga saat ini sebagian besar masyarakat masih harus berusaha keras agar bertahan hidup. Hal itu dikarenakan sudah tidak memiliki modal usaha maupun tempat tinggal tetap.

“Jadi mereka tempat tinggal gak punya, tempat usaha hilang, modal usaha gak ada. Bahkan mereka numpang di orang, kadang-kadang juga makan hanya sekali itu pun dikasih,” tuturnya.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend