Bantuan untuk Nenek Sri, Lansia Penjual Pisang Keliling di Pekalangan yang Rawat Anak Disabilitas

Usia Nenek Sri kini tak lagi muda, 72 tahun. Warga yang bermukim di Pekalangan, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso itu sekarang tinggal berdua dengan anaknya yang menyandang disabilitas. Walau Nenek Sri telah lanjut usia, setiap hari ia harus terus bekerja.

Berjualan pisang keliling menjadi pekerjaan yang nenek Sri geluti. Pisang tersebut merupakan milik orang lain yang dimana nenek Sri mendapat upah 7 ribu setiap kali menjualkan pisang tersebut.

Kepada Ramdhan Burhanudin kepala cabang Rumah Yatim cabang Jawa Timur, nenek Sri mengatakan jika setiap harinya ia keliling jualan pisang sejauh 10 KM menggunakan sepeda tuanya. Meskipun penghasilan yang diperoleh setiap harinya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, namun nenek Sri tetap bersyukur dan tidak menyerah.

“Suami nenek sudah meninggal sejak anak nenek masih berusia 9 tahun, sejak saat itu nenek harus berjuang seorang diri demi bisa bertahan hidup dan merawat anak nenek yang berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim cabang Jawa Timur memberikan bantuan biaya hidup kepada nenek Sri. Bantuan berupa sembako, uang tunai dan perlengkapan MCK ini meripakan hasil dari aksi galang dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id .

Diharapkan bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup nenek Sri dan anaknya sampai beberapa bulan kedepan.

“Alhamdulillah nenek Sri sangat bahagia ketika menerima bantuan ini, mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban beliau serta bisa memberikan banyak manfaat dan keberkahan untuk beliau dan anaknya,” tutur Ramdhan.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend