Ditelantarkan Sang Ibu karena Idap Hidrosefalus, Azizan Kecil Menantikan Kesembuhan

Usia Azizan baru saja menginjak 3 tahun, namun ia harus menghadapi berbagai ujian. Diusia satu setengah bulan, ia didiagnosis mengidap Hidrosefalus.

Tepat diusia dua bulan, sang ibu yang sangat dicintai Azizan meninggalkannya begitu saja karena tak sanggup mengurus Azizan yang hanya bisa terbaring lemah di kasur dengan tubuh yang semakin kurus dan kepala yang semakin membesar.

Sejak saat itu Azizan kecil dirawat oleh nenek dan kakeknya yang begitu menyayanginya. Sedangkan ayahnya bekerja sebagai buruh pabrik untuk membiayai pengobatan putri kecilnya supaya bisa sembuh dan tumbuh seperti anak-anak seusianya.

Karena ditinggal oleh ibunya, Azizan terpaksa diberi susu formula oleh sang nenek. Namun jika susu formula tersebut habis dan sang ayah tidak memiliki uang, terpaksa nenek Azizan memberikan air tajin supaya cucunya tidak kelaparan dan kehausan.

Kurangnya asupan ASI membuat Azizan yang membutuhkan nutrisi lebih kekurangan gizi. Hal tersebut membuat daya tahan tubuhnya kian menurun.

Selain itu, keterbatasan ekonomi ayah Azizan membuat pengobatan untuknya tersendat. Jika ayah Azizan memiliki uang lebih, ia akan segera membawa Azizan berobat. Sebaliknya, jika tidak ada uang, terpaksa Azizan dirawat di rumah dengan pengobatan tradisional seadanya.

Ujian untuk Azizan kecil belum berhenti, sang ayah yang menjadi harapan sembuh Azizan terpaksa di PHK karena pandemi. Tak mau patah arang, akhirnya ayah Azizan mencari peruntungan lain dan akhirnya mendapat pekerjaan sebagai sopir pick up panggilan dengan penghasilan 15 perhari.

Penghasilan tersebut belumlah cukup untuk kebutuhan sehari-hari apalagi untuk memenuhi kebutuhan Azizan seperti susu, popok dan biaya berobat.

Mengetahui hal tersebut, Rumah Yatim cabang NTB memberikan bantuan bahan pokok, popok sekali pakai, dan uang tunai untuk Azizan. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Hamdani selaku kepala cabang Rumah Yatim NTB di kediaman nenek Azizan di Dusun Persil, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah.

“Alhamdulillah senang sekali ada Rumah Yatim yang peduli kepada cucu kami. Bantuan ini sangat membantu kami, Insya Allah bantuan uang tunai ini akan digunakan untuk biaya berobat cucu kami Azizan. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih, semoga Allah membalas semua kebaikan Rumah Yatim dan para donatrunya,” tutur nenek Azizan.

Saat ini, Rumah Yatim tengah menggalang dana secara daring melalui donasionline.id untuk pengobatan Azizan. Diharapkan dana tersebut segera terkumpul untuk keperluan pengobatan dan kebutuhan harian Azizan dan keluarganya.

 

 

Sinta Guslia

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend