Ditinggal Orang Tua Sejak Usia 1 Tahun, Selamat Bahagia Dapat Perhatian dari Rumah Yatim

Saat usianya masih satu tahun, sang ibu meninggal dunia. Sejak saat itu pula, sang ayah pergi meninggalkannya begitu saja. Ialah Selamet Triyadi (11) yang kini diangkat anak oleh Walgiah beserta suami.

“Ibu Walgiah ini sebetulnya bukan keluarga dari Selamet, tidak ada ikatan darah. Hanya saja ketika 10 tahun yang lalu, ibu Walgiah kasian kepada Selamet yang ditinggal sendiri saat usianya masih satu tahun,” ungkap Relawan Rumah Yatim Cabang Kalimantan Barat, Abdurrohim.

Menurutnya, hal itulah yang menjadi latar belakang Selamet diangkat anak oleh Walgiah. Kebutuhan sehari-hari Selamet ditanggung oleh bapak angkatnya yang bekerja di bengkel.

Meski penghasilannya tidak seberapa, namun Walgiah dan suami senantiasa menyayangi dan membesarkan Selamet secara tulus. “Mudah-mudahan ibu Walgiah mendapat balasan dari Allah,” ujarnya.

Saat ini, Selamet sudah duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar. Selain rajin bersekolah, Selamet juga rajin mengaji Alquran. Bahkan, dirinya bercita-cita sebagai guru ngaji.

Demi mendukung pendidikan dan cita-citanya, Rumah Yatim Cabang Kalbar memberikan program beasiswa dhuafa. Pemberian beasiswa itu dilakukan di kediamannya di Jalan Parit Wonosari, RT 001 RW 003, Dusun Durian, Desa Durian, Kec. Sungai Ambawang, Kab. Kubu Raya, pada Kamis (18/3).

Selamet mengaku senang ada Rumah Yatim yang memberikan perhatian kepadanya. Abdurrohim berharap, dengan beasiswa ini bisa menambah semangat belajar Selamet.

Hal itu agar Selamet bisa meraih impiannya menjadi seirang guru ngaji Alquran. “Semoga kelak impiannya tercapai, dan dia bisa mengajari anak-anak lainnya belajar membaca dan menghafal Alquran,” tandasnya.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend